13 Fakta Menarik Paus Orca yang Berkeliaran di Perairan Indonesia
Klikhijau.com – Paus orca (Orcinus orca) termasuk mamalia laut yang dilindungi pemerintah Indonesia. Sehingga yang ingin memburunya harus menahan diri jika tak ingin terjerat hukum. Peraturan perli...
Klikhijau.com – Paus orca (Orcinus orca) termasuk mamalia laut yang dilindungi pemerintah Indonesia. Sehingga yang ingin memburunya harus menahan diri jika tak ingin terjerat hukum.
Peraturan perlindungan mamalia yang masuk dalam family delphinidae itu tertuang dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PermenLHK) Nomor: P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018.
Ada hal mengejutkan dalam beberapa bulan terakhir Di Indonesia, yakni sekelompok paus orca (Orcinus orca) banyak terlihat di perairan-perairan Indonesia.
Kemunculan mamalia laut yang dikenal sebagai paus pembunuh (whale killer) ini merupakan fenomena alam yang sebenarnya adalah pola pergerakan migrasi spesies tersebut.
[irp]
Indra Exploitasia, Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati (KKH) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengatakan, migrasi paus orca lazim terjadi pada mamalia laut dengan pola pergerakan yang mengikuti suhu air laut untuk mencari makan.
Indra pun meminta masyarakat lebih waspada dalam berinteraksi langsung dengan mamalia laut ini karena paus orca merupakan hewan karnivora dan memiliki gigi yang sangat tajam untuk memangsa, meski paus orca tidak menjadikan manusia sebagai target mangsanya.
Fakta paus orca
Kemunculan paus orca di perairan Indonesia, salah satunya karena perairan di Indonesia merupakan salah satu jalur lintas paus orca dengan kelompoknya yang terdiri atas 5-7 ekor. Kemunculan itu merupakan fenomena yang menarik, lalu apa dan bagaimana fakta tentang paus pembunuh itu, berikut ulasan singkatnya: [irp]-
Berkepribadian mirip manusia
-
Tak pernah membunuh manusia
-
Tidur dengan satu mata
-
Berukura hingga 9,8 meter
-
Paus pembunuh paus
-
Pemangsa mamalia laut
-
Tidak dapat mencium bau
-
Pemburu yang handal
-
Memiliki bahasa sendiri
-
Makhluk sosial
-
Mamalia dengan penyebaran terbesar
-
Kematangan di usia 21 tahun
-
Meninggal karena usia dan sakit