11 Solusi Jitu dari Para Ahli untuk Mengurangi Sampah Makanan
Klikhijau.com - Kesempatan untuk mengerem pemborosan makanan selalu ada. Hanya saja, kita kadang tidak memanfaatkan kesempatan tersebut. Ketika kita menyia-nyiakan makanan, kita juga menyia-nyiakan su...
Klikhijau.com - Kesempatan untuk mengerem pemborosan makanan selalu ada. Hanya saja, kita kadang tidak memanfaatkan kesempatan tersebut. Ketika kita menyia-nyiakan makanan, kita juga menyia-nyiakan sumber daya yang berharga.
Saat ini, sampah makanan merupakan masalah global yang sangat besar. Menurut laporan Program Lingkungan Hidup Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tahun 2024, rumah tangga di seluruh dunia membuang rata-rata lebih dari satu miliar makanan per hari pada tahun 2022. Sementara itu, 783 juta orang terdampak kelaparan dan sepertiganya menghadapi kerawanan pangan .
“Ketika kita membuang makanan, kita juga membuang tanah, air, dan energi yang digunakan untuk memproduksi makanan tersebut,” kata Pete Pearson, Wakil Presiden Bidang Kehilangan dan Pemborosan Pangan dan Pemimpin Inisiatif Global untuk program Sirkularitas Pangan di WWF.
Sementara itu, Dr. Tara Moreau , direktur asosiasi Kebun Raya Universitas British Columbia (UBC), menyarankan untuk membuat perayaan liburan lebih berkelanjutan dengan mengurangi sampah makanan.
[irp]
Berikut saran dari keduanya tentang bagaimana cara mengurangi sampah makanan, khususnya saat musim libur tiba:
-
Menyiapkan makanan yang cukup
-
Membuat kompos dari sisa makanan
-
Membawa pulang sisa makanan
-
Menyimpan sisa makanan di lemari pendingin
-
Membuat hidangan baru
-
Konsumsi makanan nabati yang diproduksi lokal
-
Mengurangi jumlahnya
-
Berbagi makanan dengan orang lain
-
Mengurangi konsumsi
-
Melestarikan sumber daya alam dan satwa liar