Wow, Pohon Jodoh Ini Tak Pernah Berpisah Sedetik Pun Sejak tahun 1866
Klikhijau.com – Hmm, kamu pernah dengar sumur jodohkan? Kalau pohon jodoh, pernah juga? Jika belum baiknya baca ini! Saya menemukan info ini di akun Instagram Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia ata...
Klikhijau.com – Hmm, kamu pernah dengar sumur jodohkan? Kalau pohon jodoh, pernah juga? Jika belum baiknya baca ini!
Saya menemukan info ini di akun Instagram Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia atau biasa disingkat LIPI.
Nama akunnya @lipiindonesia, di akun tersebut diulas singkat tentang pohon jodoh. Pohon itu sebenarnya adalah dua pohon berbeda jenis ditanam berdampingan pada tahun 1866.
Itu artinya pohon tersebut ditanam jauh sebelum Republik Indonesia berdiri. Bahkan jauh sebelum Soekarno, sang proklamator Kemerdekaan Indonesia lahir.
[irp]
Pohon jodoh itu selain ditanam berdampingan, juga tumbuh berdampingan menantang segala cuaca, menantang segala marah bahaya dan musim-musim. Keduanya tumbuh serupa sepasang kekasih yang saling menjaga.
Jenis pohonnya adalah meranti tembaga (Shorea leprosula). Sedangkan pohon yang ada di sebelahnya adalah beringin putih (Ficus albipila King). Kedua pohon ini merupakan jenis pohon langka di Indonesia.
Pada tahun 2018 silan, Iteng Dayana, petugas Penerangan Informasi Kebun Raya Bogor mengatakan, jika ada dua orang berbeda jenis kelamin datang ke pohon tersebut, hubungannya akan awet.
"Percaya atau tidak tapi di masyarakat ada cerita pohon jodoh yang katanya jika dua orang berbeda jenis kelamin datang ke sana maka hubungan mereka akan awet atau berjodoh, tapi benar atau tidak itu hanya mitos,” ujarnya.
Ciri fisik pohon yang berbeda satu sama lain seperti warna batang yang berbeda. Membuat pengunjung sering menyebut dua pohon tersebut ibarat laki-laki dan perempuan.
Satu pohon berdiri kokoh berwarna hitam, lebih lebar sehingga terkesan kekar. Pohon inilah yang dianggap sebagai laki-laki.
[irp]