Menularkan Spirit Hidup Hijau Versi penuh
Ragam

Waspada, Ini Sederet Risiko Kesehatan yang Disebabkan Asap Kebakaran Hutan

Klikhijau.com - Kebakaran hutan jadi ancaman nyata bagi seluruh dunia. Parahnya diperkirakan akan lebih sering terjadi karena perubahan iklim. Ancaman yang mengiringinya bukan hanya pada tumbuhan d...

Oleh Tim Redaksi 18 Jul 2026 13:25 3 menit baca
Klikhijau.com - Kebakaran hutan jadi ancaman nyata bagi seluruh dunia. Parahnya diperkirakan akan lebih sering terjadi karena perubahan iklim. Ancaman yang mengiringinya bukan hanya pada tumbuhan dan satwa liar, juga pada manusia yang akan  akan lebih sering terpapar asapnya. Asap kebakaran hutan membawa gas-gas berbahaya dan partikel-partikel yang menimbulkan risiko kesehatan serius, sebab bisa sangat lebih beracun daripada polusi udara biasa. Kengerian lainnya,  dapat bertahan di udara selama berminggu-minggu serta menempuh jarak hingga ribuan kilo meter. [irp] Kenapa demikian, sebab kebakaran hutan dapat membakar apa saja. Tidak hanya tumbuh-tumbuhan tetapi juga kendaraan dan bangunan beserta isinya.  Asap kebakaran hutan sering mengandung jejak bahan kimia, logam, plastik, dan bahan sintetis lainnya. Karena itu, dampaknya pada kesehatan akan sangat serius, berikut beberapa di antaranya dikutip dari Reuters:
  • Dapat menyebabkan keguguran
Paparan asap kebakaran hutan selama kehamilan telah dikaitkan dengan keguguran, berat badan lahir rendah, dan kelahiran prematur. Sebuah studi di California menemukan hubungan antara paparan kebakaran hutan dan kerusakan sel pada plasenta trimester pertama dan kedua. Studi lain juga menemukan bahwa paparan asap kebakaran hutan selama trimester ketiga dapat meningkatkan risiko diagnosis autisme.
  • Peradangan
Kent Pinkerton, salah satu direktur Pusat Kesehatan dan Lingkungan di Universitas California mengungkapkan, dalam percobaan laboratorium, asap kebakaran hutan menyebabkan lebih banyak peradangan dan kerusakan jaringan daripada polusi udara biasa. [irp]
  • Serangan jantung
Penelitian telah mengaitkan asap kebakaran hutan dengan peningkatan angka serangan jantung, stroke, dan henti jantung, peningkatan kunjungan ke ruang gawat darurat untuk asma, melemahnya sistem kekebalan tubuh, dan tingkat kelangsungan hidup yang lebih rendah setelah operasi. Sebuah studi tahun 2023 di Maryland, membuka tab baru teridentifikasi lonjakan penyakit jantung dan paru-paru yang terkait dengan asap kebakaran hutan yang berasal dari jarak hingga 2.100 mil (3.380 km).
  • Menyebabkan masalah mata dan kulit
Kandung gas beracun serta partikulat halus pada asap kebakaran hutan dapat merusak mata dan kulit. Pada mata, kandungan ini menghancurkan lapisan air mata alami dan memicu iritasi kimiawi yang menyebabkan mata merah, perih, hingga risiko goresan pada kornea. Sementara pada kulit, polutan tersebut merusak benteng pertahanan kulit (skin barrier) dengan memicu stres oksidatif, menyumbat pori-pori yang menyebabkan jerawat, serta merampas kelembapan alami hingga memicu gatal dan kekambuhan eksim. [irp]
  • Kanker paru-paru
Sebuah studi AS tahun 2026 mengungkapkan, paparan asap kebakaran hutan dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker paru-paru, kolorektal, payudara, kandung kemih, dan darah, dengan risiko yang meningkat seiring dengan tingkat polusi dari kebakaran tersebut.
  • Perubahan kognisi
Paparan terhadap kebakaran hutan Camp Fire tahun 2018 di California dikaitkan dengan perubahan kognisi dan aktivitas otak enam hingga 12 bulan kemudian, menurut para peneliti California. Beberapa penelitian kini telah mengaitkan paparan asap kebakaran hutan jangka panjang dengan risiko demensia yang lebih tinggi. Sobat hijau, itulah beberapa risiko kesehatan dari asap kebakaran hutan. Karena itu, tetaplah waspada dan ikuti saran para ahli menyarankan untuk mengenakan masker N95 saat asap kebakaran hutan ada dan membatasi aktivitas di luar ruangan, terutama olahraga berat. [irp] Sumber: Reuters
Topik terkait
#kebakaran hutan #serangan jantung #risiko kesehatan #asap kebakaran hutan #luar ruangan