Terlalu Lama Tidur di Akhir Pekan Bisa Picu Serangan Jantung, Benarkah?
Klikhijau.com - Kebanyakan orang memiliki kebiasaan bangun siang di akhir pekan. Beberapa menjadikannya sebagai suatu kewajiban dengan tidur lebih lama dari biasanya. Alasannya, untuk menutupi keku...
Klikhijau.com - Kebanyakan orang memiliki kebiasaan bangun siang di akhir pekan. Beberapa menjadikannya sebagai suatu kewajiban dengan tidur lebih lama dari biasanya.
Alasannya, untuk menutupi kekurangan tidur di hari sebelumnya karena berbagai rutinitas harian, seperti bekerja.
Namun menurut berbagai penelitian, tidur sepanjang hari di akhir pekan menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Misalnya terkena serangan jantung.
Dikutip dari Liputan6, ada sebuah penelitian yang melibatkan sekitar 72.000 wanita. Hasilnya memperlihatkan bahwa wanita yang tidur 9-11 jam per malam, 28% lebih rentan terkena penyakit penyakit jantung koroner. Ini jika dibandingkan dengan wanita yang tidur 8 jam per malam.
[irp]
Bukan hanya serangan jantung saja, kebiasaan tidur terlalu lama ini juga berisiko diabetes mellitus yang lebih tinggi. Selain itu, mudah lupa juga bisa menjadi salah satu bahaya tidur sepanjang hari di akhir pekan, termasuk obesitas, sakit kepala, depresi, dan kelelahan.
Menurut Direktur Pusat Gangguan Tidur UCLA, dr Alon Y Avidan, kebiasaan tidur lama di akhir pekan akan membuat tubuh bingung dengan siklus tidurnya.
Tubuh akan semakin sulit tidur di malam harinya. Bahkan, bisa menimbulkan permasalahan pada sistem sirkadian.
"Karena sistem itu terganggu, tubuh malah akan mudah sakit dan lelah. Padahal sebenarnya waktu tidurnya sudah jauh lebih banyak dari biasanya. Selain itu, sensitivitas tubuh terhadap rangsangan sinar matahari dan suhu akan berkurang," ujar dr Avidan.
Di laman DetikHealth, Sarah Oktaviani menulis tips dari dr Avidan untuk memperbaiki kesalahan rutin ini, yang dikutipnya dari Los Angeles Times.