Walhi Sulsel Perkuat Gerakan Lingkungan Hidup Melalui Pelatihan Paralegal Lingkungan
Klikhijau.com - Lingkungan hidup merupakan hal penting bagi kelangsungan hidup makhluk bumi. Namun, sayangnya tidak semua orang menyadari hal tersebut. Hal ini terlihat dari semakin meningkatnya kerus...
Klikhijau.com - Lingkungan hidup merupakan hal penting bagi kelangsungan hidup makhluk bumi. Namun, sayangnya tidak semua orang menyadari hal tersebut. Hal ini terlihat dari semakin meningkatnya kerusakan lingkungan hidup. Di Indonesia, hampir semua wilayah telah mengalami kerusakan, tidak terkecuali Sulawesi Selatan (Sulsel).
Dari tahun ke tahun laju kerusakan lingkungan hidup semakin tidak terkendali. Di Sulsel, degradasi lingkungan hidup terjadi akibat masifnya praktek industri ekstratif yang mengeksploitasi sumber daya alam terutama di kawasan ekologi penting.
Untuk menahan laju kerusakan lingkungan hidup tersebut, perlu upaya serius dan berkesinambungan dari berbagai pihak, seperti yang Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WalhI) Sulsel yang belum lama ini menggelar pelatihan guna mencetak paralegal lingkungan di Sulsel.
Pelatihan ini digelar di Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (BPPAUD), Jalan Adiyaksa, Makassar, Sabtu-Senin tanggal 5-7 Januari 2019. Itu merupakan pelatihan yang kedua kalinya digelar Walhi Sulsel
Aswan Sulfitra, selaku ketua panitia mengungkapkan bahwa pelatihan paralegal lingkungan Walhi Sulel tersebut bertujuan untuk memperkuat posisi rakyat dalam advokasi lingkungan hidup di Sulawesi Selatan.
"Sejak dulu, Walhi Sulsel selalu melibatkan masyarakat dalam kerja-kerja advokasi. Nah, kali ini, kami ingin memperkuat posisi dan peran masyarakat dalam advokasi lingkungan," ujarnya penuh rasa optimisme.
Pelatihan paralegal tersebut tidak diikuti banyak orang, hanya 23 orang peserta. Tapi mewakli seluruh kabupaten kota yang ada di utara Sulsel.
"Peserta yang hadir pada pelatihan kedua ini berasal dari Kabupaten Maros, Pangkep, Barru, Sidrap, Enrekang, Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, serta dari Kota Parepare dan Palopo," tambahnya lagi.