Urban Farming, Solusi Pertanian Berkelanjutan Masyarakat Perkotaan
Klikhijau.com – Urban farming saat ini lagi tren di perkotaan sebagai satu solusi mengatasi ancaman krisis pangan sekaligus mendorong sistem pertanian organik. Ada banyak komunitas yang sukses meng...
Klikhijau.com – Urban farming saat ini lagi tren di perkotaan sebagai satu solusi mengatasi ancaman krisis pangan sekaligus mendorong sistem pertanian organik.
Ada banyak komunitas yang sukses mengembangkan pertanian ala urban dan menjadikannya sebagai sebuah gaya hidup. Konsep ini dinilai bisa jadi solusi untuk pertanian berkelanjutan.
Urban farming juga bisa menjadi jembatan untuk mengubah cara pandang kita terhadap apa yang kita makan dan korelasinya dengan perubahan iklim. Faktanya, sistem pangan saat ini mulai dari cara pembuatan, pengolahan, pengangkutan, distribusi ke konsumen, hingga pengelolaan sampah terus menjadi perdebatan publik, karena sering dianggap merusak lingkungan.
Salah satu cara untuk mengatasinya adalah melalui pangan yang ditanam secara lokal sehingga bisa dikonsumsi dan menghasilkan produksi pangan yang bertanggung jawab. Hal itu dapat dilakukan dengan memanfaatkan lahan yang ada di rumah atau sekitar lingkungan kita (urban farming).
[irp]
Kebun Belakang salah satu komunitas pertanian perkotaan di Bandung yang dikelola oleh Misbah Dwiyanto dan Ivana sejak 2014 melakukan penanaman, pengolahan dan mendistribusikan sayuran, bahan makanan atau hasil ternak dari kebun mereka sendiri dan juga dari jejaring petani lokal di sekitar wilayah mereka.
Semua orang menurut Misbah bisa memulainya, "Sebenarnya ini sangat fleksibel dan bisa dilakukan oleh setiap orang sesuai dengan kemampuan kita. Misalkan dengan menanam yang kita butuhkan dan bisa langsung mendapatkan manfaatnya," katanya pada Webinar “Ketahanan Iklim melalui Konsumsi dan Produksi Berkelanjutan”, Minggu 1 November 2020.