Upacara HUT RI ke-79 Lingkup LHK Sulsel: Merajut Kemerdekaan dan Keberlanjutan
Klikhijau.com - Kepala P3E Sulawesi dan Maluku, Dr. Mini Farida Farhum, S.T., M.Si memimpin upacara Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 yang berlangsung di Lapangan Upacara SMK Kehutan...
Klikhijau.com - Kepala P3E Sulawesi dan Maluku, Dr. Mini Farida Farhum, S.T., M.Si memimpin upacara Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 yang berlangsung di Lapangan Upacara SMK Kehutanan Negeri Makassar, Sabtu, 17 Agustus 2024.
Upacara ini dihadiri oleh jajaran keluarga besar Satuan Kerja (Satker) Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Sulawesi Selatan, dengan tema "Nusantara Baru Indonesia Maju" sebagai simbol semangat untuk pembaharuan dan kemajuan berkelanjutan.
Pada upacara tersebut, Budi dari Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum (Gakkum) LHK Wilayah Sulawesi didaulat sebagai komandan upacara, sementara Badiman dari Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Karhutla (BPPIKHL) Wilayah Sulawesi bertugas sebagai ajudan pembina.
Faiz Mujahid dari BBKSDA Sulsel berperan sebagai perwira upacara, dengan Bintang dari BPDASHL Jeneberang sebagai pembaca naskah UUD 1945. Upacara semakin meriah dengan penampilan Tim Pengibar Bendera dan Marching Band dari siswa-siswi SMK Kehutanan Negeri Makassar.
Dalam sambutannya, Dr. Mini Farida Farhum, yang juga menjabat sebagai Koordinator Wilayah UPT Satker LHK SulSel, membacakan pidato seragam dari Menteri LHK, Prof. Dr. Ir. Siti Nurbaya, M.Sc.
[caption id="attachment_31447" align="aligncenter" width="848"] Kepala P3E Sulawesi dan Maluku, Dr. Mini Farida Farhum, S.T., M.Si memimpin upacara Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79[/caption]
[irp]
Pidato tersebut menekankan bahwa Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-79 menjadi momentum refleksi bagi bangsa untuk terus maju dan memperbarui diri, terutama dalam menghadapi tantangan lingkungan hidup.
"Tema ini mengajak kita semua untuk tidak hanya mengenang perjalanan sejarah, tetapi juga mengambil langkah konkret menuju kemajuan bersama," ujar Dr. Mini dalam pidatonya.
Ia juga menambahkan bahwa kemerdekaan Indonesia yang ke-79 ini merupakan batu loncatan penting menuju Indonesia Emas 2045, dengan komitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari upaya mempertahankan kemerdekaan bangsa.
Komitmen Berkelanjutan untuk Lingkungan
Dalam dekade terakhir, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah disebutkan mencapai berbagai pencapaian signifikan, termasuk pengendalian kebakaran hutan dan lahan, konservasi biodiversitas, dan pengembangan ekonomi sirkular. "Keberhasilan ini hanya mungkin terwujud melalui kolaborasi erat antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya," lanjut Dr. Mini.
Pidato tersebut juga menekankan pentingnya partisipasi publik dalam kampanye lingkungan. Dr. Mini mengajak semua pihak untuk bahu-membahu dalam menghadapi tantangan global dan nasional terkait isu lingkungan, dengan mengedepankan aksi nyata dan kebijakan yang berkelanjutan.
Mengakhiri sambutannya, Dr. Mini Farida mengajak seluruh peserta upacara untuk terus berkomitmen menjaga lingkungan demi masa depan Indonesia yang lebih baik.
"Mari kita terus bekerja keras, konsisten, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan lingkungan hidup dan kehutanan. Dirgahayu ke-79 Republik Indonesia," pungkasnya dengan penuh semangat, di hadapan peserta yang tampil menawan dalam balutan busana adat dari berbagai daerah di Nusantara.
[irp]
Upacara ini bukan hanya menjadi simbol peringatan kemerdekaan, tetapi juga refleksi atas pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan sebagai bagian dari semangat kemerdekaan yang sesungguhnya. Dengan semangat ini, diharapkan Indonesia dapat terus maju menuju masa depan yang lebih baik, berdaulat dalam politik, ekonomi, dan kelestarian lingkungan.