Tumbuh Liar dan Sering Diremehkan, Ini Manfaat Tumbuhan Alang-alang!
Klikhijau.com – Tumbuhan bernama latin Imperata Iylindrical ini lebih populer dengan sebutan alang-alang. Tumbuhan liar berkhasiat obat ini tumbuh secara alami di India hingga di seluruh penjuru Asia,...
Klikhijau.com – Tumbuhan bernama latin Imperata Iylindrical ini lebih populer dengan sebutan alang-alang. Tumbuhan liar berkhasiat obat ini tumbuh secara alami di India hingga di seluruh penjuru Asia, Eropa, Afrika hingga Amerika.
Pertumbuhan yang cepat dan dapat bertahan terhadap cuaca ekstrim, membuatnya dapat dijumpai di seluruh dunia. Dan hampir di 73 negara dianggap sebagai tumbuhan pengganggu karena sifatnya yang invasif akibat senyawa alelopatinya yang menghambat pertumbuhan tanaman lain di sekitarnya.
Meski demikian, kandungan didalamnya tidak dapat diremehkan. Bagi kamu yang hobi mendaki gunung pasti tidak asing lagi dengan tumbuhan satu ini. Memiliki bentuk daun menyerupai pisau, dengan bagian ujung daun yang tajam.
Panjang daunnya dapat mencapai 3 hingga 4 kaki, dengan batang yang menjulang ke atas dan pendek. Bijinya membentuk kepala biji. Alang-alang dapat menembus kedalaman tanah sampai 4 kaki, namun biasanya hanya mencapai kedalaman 6 inci.
Kepala biji berbulu halus, putih dengan panjang berkisar 2 hingga 8 inci dengan jumlah biji bisa mencapai 3.000. Tanaman ini akan berbunga saat musim semi atau setelah terkena gangguan seperti dipotong.
Eksotika alang-alang diam-diam juga membias anak-anak muda saat ini untuk dijadikan latar foto. Hal itu karena menampilkan suasana klasikal yang romantik. Selain sebagai spot foto, ternyata alang-alang juga dijadikan pakan ternak bagi petani di desa.
[irp]
Kandungan kimia
Alang-alang sering dimanfaatkan sebagai obat tradisional oleh masyarakat. Bagian alang-alang yang sering digunakan sebagai obat adalah akar. Akarnya kerap digunakan sebagai obat radang ginjal, pembersih darah akut, obat demam, darah tinggi, batuk, muntah, sesak napas, darah, kencing nanah, mimisan, dan gangguan fungsi hati sakit kuning atau hepatitis (Djauhariya dan Hernani, 2004). Tanaman ini mengandung air (81,00714% ), karbohidrat (6,3072%), serat (5,8580%), abu (1,1301%), monitol, senyawa K, sakarosa, glukosa, malic acid, citric acid, arundoin, cyllindrin, fernenol, simiarenol, anemonin yang berguna untuk memperlancar pengeluaran air seni (diuretik), menurunkan panas (antipiretik) dapat menurunkan tekanan darah tinggi (Ariani dalam Mursito, 2000). Selain itu terdapat aktivitas antioksidan yang terdapat pada akar alang-alang karena adanya kandungan senyawa flavon (flavonoid, iso flavon, din flavonol ) yang tergolong dalam antioksidan (Putra, 2007). [irp]Manfaat dan cara meraciknya
Beberapa manfaat dari tumbuhan liar ini antara lain:-
Sebagai obat kencing nanah
- 100 gram akar alang-alang segar,
- 2 gelas air putih
- Saringan
-
Sebagai obat Epistaksis
- Setengah ons akar alang-alang
- 6 cangkir air putih
-
Mengobati radang ginjal
- 60-120 gram akar-alang
- 3 hingga 4 gelas air putih
-
Mengobati Muntah Darah
- 30-60 gram akar alang-alang
- 3 gelas air putih
-
Sebagai Obat Radang Tenggorokan
- 30 gram akar alang-alang
- 3 gelas air putih