Tips Menjalani Skin Minimalism, Rahasia Rawat Kulit dan Bumi

Klikhijau.com - Mungkin telinga sudah lumrah mendengar dengan istilah gaya hidup minimalis dan juga istilah skin minimalism. Gaya hidup ini pertama kali diperkenalkan oleh wanita berdarah Jepang Mario...

Tips Menjalani Skin Minimalism, Rahasia Rawat Kulit dan Bumi
Bacakan Artikel
Yusrawati

Mahasiswa Magang Klikhijau dari Prodi Sosiologi UNM

Klikhijau.com - Mungkin telinga sudah lumrah mendengar dengan istilah gaya hidup minimalis dan juga istilah skin minimalism. Gaya hidup ini pertama kali diperkenalkan oleh wanita berdarah Jepang Mario kondo. Metode ini kemudian dinamakan metode “Konmari”.

Namun tahukah kamu bahwa dalam  dunia kecantikan pun dikenal pula konsep minimalis yang dikenal sebagai skin minimalism.

Melansir dari klikdokter, skin minimalism adalah sebuah tren yang berusaha untuk mewujudkan kulit yang lebih baik dengan cara mengurangi tahapan penggunaan skincare ataupun makeup. Moto skin minimalism sendiri adalah less is more.

Skin minimalism sebenarnya telah menjadi sebuah tren sejak pandemi saat setiap orang dituntut untuk beraktivitas dari rumah, sehingga skin minimalism lebih banyak dipilih untuk di gunakan. Jadi, jika dahulu skincare berlayer-layer ala Korea populer, kini metode tersebut sudah tak lagi diminati.

Hal tersebut terjadi karena menurut dermatology dan founder entire dermatology, menggunakan produk kecantikan dapat memperburuk kondisi kulit yang tengah dialami bahkan sampai menimbulkan masalah kulit baru seperti breakout, kemerahan, iritasi, hingga kulit kering (Parapuan.co,13/4/22)

Skin minimalism sendiri dinilai lebih baik bagi kulit tapi juga membantu agar tidak terlalu banyak menghabiskan waktu dan uang untuk memakai dan beli produk kecantikan.

Selain itu, tren kecantikan ini akan membantu kamu untuk menjaga skin barrier tetap sehat dengan meminimalisir skincare.

Produk kosmetik dan dampaknya bagi lingkungan

Jika menilik lebih dalam, skin minimalism sebenarnya bukan hanya sekedar tren saja melainkan dibaliknya ada pula kebermanfaatan jangka panjang untuk menyelamatkan lingkungan. Seperti yang diketahui saat ini sampah selalu menjadi masalah.

Secara global industri produk kecantikan ternyata telah memproduksi lebih dari 120 miliar kemasan/tahun dan sebagian besarnya tidak dapat di daur ulang. Pada tahun 2018 pun, di Amerika Serikat didapatkan hampir sebanyak 7,9 miliar  unit rigit plastik diproduksi hanya untuk digunakan sebagai kemasan produk kecantikan.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2