Klikhijau.com – Jika saya menyebut pararang, tentu keningmu akan berkerut. Tak bisa membayangkan apa-apa atau justru sebaliknya, kamu akan membayangkan hal yang menyeramkan, sebab penyebutannya hampir...
Klikhijau.com – Jika saya menyebut
pararang, tentu keningmu akan berkerut. Tak bisa membayangkan apa-apa atau justru sebaliknya, kamu akan membayangkan hal yang menyeramkan, sebab penyebutannya hampir sama dengan
parakang, makhluk jadi-jadian yang menakutkan di
Sulawesi Selatan.
Tapi, jika saya menyebut biawak, tentu akan sangat mudah sebuah bayangan muncul di pelupuk matamu.
Di kampung saya Desa Kindang, Bulukumba, biawak memiliki nama lokal yang tak kalah keren, iya itu tadi, namanya
pararang.
Pararang atau biawak adalah sebangsa kadal berukuran menengah dan besar yang tersebar di daerah beriklim panas dan tropis Afrika, Asia, dan Australia.
Karena kampung saya berada di Asia, maka biawak juga ada di sana, namun biawak tersebut tidak jauh beda dengan biawak pada umumnya.
[irp posts="2454" name="Gara-gara Burung, Aulia Harus Berurusan dengan Polisi"]
Jenisnya tidak ada di daerah lain di dunia
Namun, seperti yang diberitakan
antaranews.com, Sabtu, 23 Februari 2019 bahwa Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat mempunyai tiga jenis biawak endemik yang sangat digemari wisatawan pencinta reptil.
Maurits Kafiar, Koordinator Keanegaragaman Hayati dan Pengembangan Masyarakat Fauna dan Flora
International-Indonesia Programme (FFI-IP) Raja Ampat, mengatakan bahwa di Kepulauan Raja Ampat terdapat tiga jenis biawak endemik yang tidak ada di daerah lain di Indonesia bahkan belahan dunia.
Menurutnya, tiga jenis biawak endemik Raja Ampat adalah biawak asal pulau Batanta, nama latinnya Varanus macraei.
Biawak asal Pulau Misool yang memiliki nama latin Varanus reisingeri, dan biawak asal pulau Waigeo atau nama latinnya Varanus boehmei.
Varanus macraei adalah jenis biawak yang penyebarannya di pulau Batanta. Varanus reisingeri adalah jenis biawak yang penyebarannya di pulau Misool.
[irp posts="2326" name="Lebah yang Paling Dicari di Dunia Ditemukan di Kepulauan Maluku"]
Varanus boehmei adalah jenis biawak yang penyebarannya di pulau Waigeo ketiganya belum ditemukan daerah lain di Indonesia bahkan belahan dunia. Hanya ada di Kabupaten Raja Ampat. Kerenkan??
Maurits mengungkapkan bahwa tiga jenis biawak endemik Kabupaten Raja Ampat tersebut sangat menarik dan digemari wisatawan pencinta reptil untuk difoto.
"FFI Programme Raja Ampat berharap masyarakat setempat melindungi biawak endemik Indonesia yang hanya ada di Kabupaten Raja Ampat itu. Agar tidak punah di kemudian hari," ujar Maurits
Kekhawatiran Maurits memang berasalan. Sebab menurutnya, tiga jenis biawak endemik yang merupakan kekayaan alam Raja Ampat tersebut, menjadi sasaran pemburuan masyarakat untuk dijual kepada pembeli reptil di Kota Sorong.
Hal tersebut jika tidak segera diatasi bisa mengancam
pararang endemik Raja Ampat itu menuju kepunahan.
[irp]