Terdampak Perubahan Iklim, Populasi Lebah Menurun Drastis

Klikhijau.com – Sebuah fakta baru secara global mengungkap bahwa populasi lebah mengalami penurunan drastis. Temuan ini kemudian direspons oleh Perhimpunan Entomologi Indonesia (PEI). Ini tentu sat...

Terdampak Perubahan Iklim, Populasi Lebah Menurun Drastis
Bacakan Artikel

“Di Indonesia belum ada penelitian mengenai fenomena ini, apakah juga terjadi atau tidak. Padahal mendeteksi kondisi populasi lebah sangatlah penting agar kita dapat melakukan tindakan-tindakan penyelamatan, jika memang terjadi,” kata Damayanti.

Lebih lanjut, Damayati mengatakan, studi ini adalah studi pertama yang dilakukan dalam usaha mencari data tersebut.

Dari hasil ini, katanya, tampak bahwa penurunan populasi lebah dirasakan oleh sebagian besar peternak. Data awal ini perlu ditindaklanjuti dengan riset yang lebih komprehensif mengenai kondisi lebah di Indonesia”.

Hasil penelitian menggarisbawahi keanekaragaman populasi lebah yang popular diternakkan di Indonesia, yaitu 22 spesies lebah. Terdiri dari empat spesies lebah madu, seperti Apis cerana dan Apis mellifera, dan 18 spesies lebah tak bersengat (dalam bahasa daerah sering disebut kelulut), termasuk Heterotrigona itama, Tetragonula laeviceps, dan T. cf. biroi.

Dalam skala nasional, keanekaragaman tertinggi terdapat di Pulau Sumatera (tercatat 16 spesies), diikuti oleh Jawa dan Kalimantan, masing- masing 10 spesies.

Lebah madu Asia (Apis cerana) merupakan spesies yang paling umum tercatat di semua pulau. Sementara beberapa spesies lainnya yang unik di pulau-pulau tertentu seperti Apis nigrocincta di Sulawesi, Tetragonula melanocephala di Nusa Tenggara, Homotrigona fimbriata di Kalimantan, dan Tetragonula minangkabau, Heterotrigona erythrogastra dan Lophotrigona canifrons, yang hanya terdapat di Pulau Sumatera.

Studi ini mengidentifikasi tiga faktor utama penyebab kematian lebah di nusantara, yaitu iklim (31%), sumber makanan (23%), dan pestisida (21%). Berbagai masalah lain juga dapat memengaruhi kuantitas dan kualitas hasil madu seperti cuaca, sumber pakan, jenis lebah, dan perlakuan saat panen dan pasca panen.

Penelitian yang didukung oleh PT Syngenta Indonesia ini diharapkan dapat melengkapi informasi dalam pelaksanaan program Pollinator Operation. Temuan ini diluncurkan oleh Syingenta Global dengan tujuan untuk mengatasi permasalahan penurunan populasi polinator dan berupaya untuk mempromosikan praktik- praktik pertanian yang lebih berkelanjutan yang dapat meningkatkan hasil panen sekaligus dapat memulihkan keseimbangan ekosistem.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2