Tangguh Diterjang Angin, Pohon Glodokan Cocok Jadi Peneduh Jalan
Klikhijau.com – Melihat pohon glodokan yang tumbuh berjejer di pinggir jalan. Menawarkan sensasi tertentu. Tumbuh menjulang tinggi, meski tak berbunga, tapi bentuknya eksotis. Daunnya glossy berwa...
Klikhijau.com – Melihat pohon glodokan yang tumbuh berjejer di pinggir jalan. Menawarkan sensasi tertentu. Tumbuh menjulang tinggi, meski tak berbunga, tapi bentuknya eksotis.
Daunnya glossy berwarna hijau segar, panjang, dengan tepi daun bergelombang. Hal itu membuatnya tampak berbeda dengan pohon yang lain. Selain itu, rupanya pohon glodokan adalah jenis pohon yang tangguh.
Iya, karena ketangguhan itulah. Banyak yang menjadikan pohon bernama latin Polyalthia longifolia itu sebagai peneduh jalan.
Apalagi ia memiliki ketangguhan terhadap terjangan angin, getaran kendaraan, dan cuaca panas. Memiliki akar yang dapat bertahan terhadap kerusakan. Terutama yang disebabkan oleh getaran kendaraan, mudah tumbuh di daerah panas dan tahan terhadap angin (Antari dan Sundra, 2007).
[irp]
Tidak hanya tangguh, tapi juga dapat menyerap unsur pencemaran udara yang berasal dari asap kendaraan bermotor, khususnya Pb. Kita semua tahun kendaraan bermotor jadi penyumbang terbesar pencemaran udara.
Tanaman ini dari jenis pohon evergreen. Karena memiliki resistensi baik terhadap lingkungan. Lingkungan yang mengalami perubahan cuaca atau iklim dan terjangan polusi udara tak menghalanginya untuk tumbuh dengan baik.
Menurut Kusminingrum, (2000), pencemar utama dalam udara ada tujuh, yaitu Partikulat (partikel debu), Sulfur Dioksida (SO2), Ozone Troposferik, Karbon monoksida (CO), Nitrogen Dioksida (NO2), Hidrokarbon (HC) dan Timbal (Pb).
Untuk mengatasi jenis pencemaran udara. Pohon ini bisa diandalkan. Khususnya dalam menyerap Pb dari udara yang dipengaruhi oleh bentuk kimiawi Pb.
Bagaimana cara menyerapnnya? Ia menyerap senyawa timbale melalui proses adsorpsi maupun absorpsi. Pada proses adsorpsi Pb yang terlepas dari asap kendaraan bermotor hanya melekat pada bagian permukaan akar gantung, daun maupun batangnya.