Soroti Disrupsi AI pada Seminar Literasi MGMP-Unismuh, Direktur Klikhijau Tegaskan Mesin Bukan Pengganti Jiwa Penulis

Soroti Disrupsi AI pada Seminar Literasi MGMP-Unismuh, Direktur Klikhijau Tegaskan Mesin Bukan Pengganti Jiwa Penulis
DIrektur Klikhijau.com, Anis Kurniawan Narasumber pada Seminar Literasi bertajuk “Menjaga Jiwa dalam Aksara: Strategi dan Eksistensi Penulis di Era AI” yang diselenggarakan oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia SMA Kota Makassar bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar . - Foto: Unismuh Makassar
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan derasnya arus informasi digital melahirkan tantangan baru yang sangat kompleks bagi dunia pendidikan serta ekosistem kepenulisan nasional. Generasi muda saat ini tidak cukup hanya dibekali kemampuan dasar membaca dan menulis teknis, tetapi juga dituntut mampu menguji kebenaran informasi, membedakan fakta dari opini, serta menjaga penalaran, kedalaman berpikir, dan otentitas gagasan di tengah gempuran konten instan.

Isu strategis tersebut menjadi fokus utama dalam Seminar Literasi bertajuk “Menjaga Jiwa dalam Aksara: Strategi dan Eksistensi Penulis di Era AI” yang diselenggarakan oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia SMA Kota Makassar bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar serta media lingkungan Klikhijau. Acara yang berlangsung di Balai Sidang Muktamar Unismuh Makassar pada Sabtu, 31 Oktober 2026 ini dihadiri oleh 108 guru dan 370 siswa SMA se-Kota Makassar.

Sosok yang menjadi sorotan utama dalam forum ilmiah tersebut adalah Dr. (cand.) Anis Kurniawan, S.S., M.Si., M.Pd., yang hadir memaparkan materi kunci mengenai eksistensi penulis dan disrupsi AI. Anis Kurniawan merupakan seorang akademisi, penulis, sosiopreneur, serta aktivis lingkungan terkemuka asal Sulawesi Selatan yang dikenal luas atas dedikasinya membangun kesadaran ekologis, kehati-hatian mengelola alam pemikiran, dan tradisi intelektual lintas disiplin.

Sebagai pendiri sekaligus Editor-in-Chief Klikhijau.com, sebuah platform media pionir yang berfokus pada edukasi lingkungan hidup, pemulihan ekosistem, isu perubahan iklim, serta kampanye keberlanjutan dan etika organik, ia aktif membimbing generasi muda untuk merawat kebersadaran lingkungan maupun literasi.

Mahasiswa doktoral ilmu lingkungan Universitas Hasanuddin yang mendedikasikan studi dan advokasinya bagi keberlanjutan bumi ini juga memegang peran strategis sebagai Wakil Direktur Lembaga Penerbitan dan Media Digital (LPMD) KAHMI Sulawesi Selatan serta rutin menyunting buku-buku pemikiran kontemporer seperti Mozaik Insan Cita dan mempublikasikan esai opini publik di berbagai media massa.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2
Editor

Arman Jaya

Bergiat di isu-isu ekososial, pesisir dan pedesaan