Soal Lingkungan, Sektor Pariwisata RI Masih Perlu Berbenah
Klikhijau.com – Hariyadi Sukamdani, ketua umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mengatakan persoalan dalam lingkungan pariwisata Indonesia adalah sampah. Fakta inilah salah satu peny...
Klikhijau.com – Hariyadi Sukamdani, ketua umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mengatakan persoalan dalam lingkungan pariwisata Indonesia adalah sampah.
Fakta inilah salah satu penyebab Indonesia berada pada peringkat buntut dalam indeks daya saing travel dan turisme bidang keberlanjutan hidup.
"Di turisme paling banyak masalahnya sampah, seperti di Jakarta kan sampai sekarang kita enggak tahu itu limbah diapain, kita enggak tahu progresnya gimana, padahal sehari bisa lebih dari 10 ribu ton," ujar Hariyadi, Senin, 14 Oktober 2019 di Gedung Universitas Indonesia seperti dilansir Tempo.
Susahnya melakukan edukasi kepada masyarakat juga menjadi tantangan tersendiri. Terlebih isu limbah dan kebakaran hutan lahan (karhutla) yang saat ini menjadi topik hangat masyarakat Indonesia.
Haryadi menjelaskan, masalah tersebut tidak bisa diselesaikan sebagian-sebagian saja, tapi melibatkan banyak pihak termasuk masyarakat. Sebab dia menilai, koordinasi secara individu maupun rumah tangga masih sangat lemah.
[irp posts="6961" name="Kembangkan Pariwisata Berbasis Lingkungan, Alor Gelar Festival Panggil Duyung"]
"Jadi kita tidak bisa bicara skala nasional kalau tidak diberesin yang kecilnya, salah satunya bicara dengan kepala daerah, bagaimana pengelolaan limbah,” ujarnya.
Kasus sehari-hari yang sering terjadi seperti membuang sampah, memilah, dan memprosesnya lebih lanjut. Hariyadi mengkritik dalam berbagai kejadian, masyarakat kerap mencampurkan kembali sampah yang sudah dipilah ketika dikumpulkan.