Menularkan Spirit Hidup Hijau Versi penuh
Olahraga dan Kesehatan

Sering Mengalami Kesemutan? Ternyata Begini Penyebabnya!

Klikhijau.com – Jika pernah mengalami sensasi geli atau mati rasa, menusuk-nusuk, atau pembakaran kulit yang dibarengi dengan perasaan seperti tertusuk jarum, berarti Anda mengalami parestesia. Parest...

Oleh IT 17 Nov 2019 02:03 3 menit baca
Klikhijau.com – Jika pernah mengalami sensasi geli atau mati rasa, menusuk-nusuk, atau pembakaran kulit yang dibarengi dengan perasaan seperti tertusuk jarum, berarti Anda mengalami parestesia. Parestesia ini lebih dikenal masyarakat umum dengan nama kesemutan. Sensasi yang Anda rasakan itu terjadi ketika saraf secara tidak sengaja mendapatkan tekanan sehingga aliran darah pada saraf tidak lancar. Kesemutan pun ada yang bersifat sementara dan kesemutan berkepanjangan yang dikenal dengan istilah parestesia kronis. Kesemutan juga bisa disebabkan oleh gangguan kesehatan atau penyakit tertentu. Jadi, bagaimana penyebab-penyebab kesemutan sementara dan kesemutan kronis tersebut? Simak penjelasan berikut. [irp]
Penyebab kesemutan sementara
Tidak hanya terjadi pada lengan atau kaki, kesemutan sementara terjadi ketika ada anggota tubuh yang mengalami tekanan dalam waktu lama. Hal ini membuat pasokan darah ke saraf di daerah itu menjadi terhambat. Anda bisa merasakan kesemutan pada kaki setelah duduk bersila atau memakai sepatu terlalu kecil. Kesemutan pada tangan juga dapat dirasakan, misalnya ketika tidur dengan posisi kepala menindih lengan. Karena bersifat sementara, kondisi ini bisa mereda dengan sendirinya. Caranya, Anda hanya perlu membebaskan area yang kesemutan dari tekanan. Anda bisa meredakannya dengan meluruskan kaki setelah duduk bersila atau melepaskan tangan yang tertindih. Dengan begitu aliran darah akan kembali lancar. Penyebab lain adalah penyakit raynaud. Penyakit ini memengaruhi pasokan darah ke area tertentu pada tubuh, seperti jari-jari tangan dan kaki. Penyakit ini khususnya menyerang saat penderita sedang stres, gelisah, atau berada di ruangan bersuhu dingin.
Penyebab kesemutan kronis
Kesemutan yang terjadi secara berkepanjangan biasanya berhubungan dengan kondisi kesehatan. Kondisi yang dimaksud misalnya akibat menderita penyakit diabetes, gangguan ginjal, penyakit hati, stroke, tumor otak, atau kanker. Bukan hanya itu, ketidakseimbangan hormon, multiple sclerosis, carpal tunnel syndrome, kompresi saraf ulnaris bisa jadi gejalanya. Selain itu, obat-obatan yang sedang Anda konsumsi juga bisa memicu kesemutan. Misalnya obat-obatan kemoterapi yang digunakan untuk mengatasi kanker payudara dan limfoma, obat anti kejang, antibiotik, dan obat untuk penyakit HIV/AIDS. Terpapar zat beracun juga bisa menimbulkan kesemutan. Zat-zat beracun terkait, misalnya merkuri, talium, timbal, arsenik, dan beberapa bahan kimia industrial lainnya. Faktor lain yang menyebabkan kesemutan berkepanjangan adalah malnutrisi akibat pola makan yang buruk, kekurangan vitamin B12, serta akibat mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan. [irp]
Cara mengetahui penyebab dan mencegah kesemutan
Jika sering merasa kesemutan, Anda bisa menanyakan penyebabnya ke dokter. Dokter akan menelusuri riwayat medis dan keluhan, dan melakukan pemeriksaan fisik serta pemeriksaan penunjang. Beberapa tes penunjang mungkin akan dijalani, seperti tes darah, tes elektromiogram (EMG), pemeriksaan cairan serebrospinal, tes konduksi saraf, MRI, dan biopsi. Setelah didiagnosis, dokter dapat menentukan penanganan untuk kesemutan yang Anda alami. Misalnya, kesemutan terjadi karena diabetes. Dokter akan mengingatkan Anda untuk selalu mengontrol kadar gula darah, memberikan obat, dan menerapkan pola makan sehat. Secara umum, kesemutan bisa diminimalkan dengan menerapkan gaya hidup yang lebih sehat. Tips yang disarankan adalah rutin berolahraga, menghindari terpapar racun, berhenti merokok, pola makan yang sehat, menjaga berat badan ideal. Mengobati dan mengontrol penyakit kronis jika ada, seperti diabetes atau penyakit ginjal juga bisa dilakukan. Biasanya, kondisi kesemutan yang terjadi bersifat sementara. Segera datangi dokter jika kesemutan yang Anda alami memburuk. Apalagi jika disertai kemunculan ruam, pusing, kejang otot, sering buang air kecil, timbul rasa nyeri di leher, lengan bawah dan jari. Tubuh terasa lemah atau tidak bisa bergerak, atau kehilangan kesadaran. [irp]
Topik terkait
#tips kesehatan #kesemutan #penyebab kesemutan #gejala penyakit #kesemutan kronis #parestesia