Selain Berubah Jadwal Pengangkutan, Truk Sampah di Makassar Juga Jadi Bus Wisata
Klikhijau.com – Apa yang kamu lakukan jika bertemu truk pengangkut sampah di jalan? Sebagian dari kita akan mengeluh karena baunya. Sebagian lagi cuek saja. Namun, jika saya bertemu truk atau mobil...
Klikhijau.com – Apa yang kamu lakukan jika bertemu truk pengangkut sampah di jalan? Sebagian dari kita akan mengeluh karena baunya. Sebagian lagi cuek saja.
Namun, jika saya bertemu truk atau mobil pengangkut sampah, saya akan memelankan kendaraan. Membiarkannya lewat.
Barang yang dibawa mobil pengangkut sampah harus diakui bersama melahirkan bau yang kurang sedap. Di Makassar truk ini biasanya ‘berkeliaran’ pada pagi hari dan sore.
Karena jadwalnya memang demikian. Namun, sepertinya warga Makassar atau orang yang mengunjungi Makassar tak akan lagi menemui mobil penganggkut sampah pada pagi dan sore hari.
[irp]
Itu karena Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan membuat jadwal baru, yakni pukul 20.00 hingga jam 06.00 pagi. Itu artinya pada siang hari mobil sampah di Makassar akan beristirahat.
Pemberlakuan perubahan jam tersebut, menurut Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Iskandar Lewa merupakan perintah dari dari Pj Wali Kota Makassar.
“Perintah Wali Kota agar semua truk sampah melakukan pembuangan sampah di TPA pada malam hari,” katanya kepada Klikhijau.com, Senin, 31 Agustus 2020.
Pengalihan jam operasi itu mendapat dukungan dari Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Kota Makassar, Kasrudi. Apalagi mobil sampah selama ini dianggap meresahkan pengguna jalan, karena itu truk sampah sebaiknya tidak beraktivitas pagi dan siang hari
"Paling tidak aktivitas di Makassar kan padat saat siang hari, apalagi di jam-jam sibuk itu pasti mengganggu jadi memang perlu diatur jam operasinya," katanya.
Kasrudi juga mengatakan, upaya ini justru sangat bagus karena operasi truk memang dianggap cukup mengganggu masyarakat, selain tergolong kendaraan berat, bau sampah yang dibawa kerap mengganggu pengguna jalan
Hanya saja, menurutnya harus ada peningkatan sarana dan prasarana bagi pekerja sehingga menunjang untuk aktivitas malam hari.
Visibilitas dianggap akan menjadi persoalan bagi pekerja malam hari apalagi sifatnya pekerjaan fisik. Beberapa kebutuhan semisal lampu penerangan harus dipastikan baik agar aktivitas dapat berjalan lancar.
"Saya juga sepakat itu yang penting jam malam diatur, jadi penting untuk difasilitasi kebutuhan para pekerja, misalnya kebutuhan penerangan, jangan hanya buat kebijakan tanpa mempertimbangkan plus-minusnya," tambahnya.\
[irp]
Pada jadwa baru nantinya akan berlaku dua sesi. Pertama dimulai pukul 20.00-24.00 WITA dan sesi kedua mulai pukul 01.00-06.00 WITA. Pada sesi pertama, untuk Kacamatan Biringkanayya, Tamalanrea, Ujung Tanah, Bontoala, Mariso, Makassar, dan Manggala.
Sedangkan sesi dua untuk Kecamatan Ujung Pandang, Mamajang, Rappocini, Panakkukang, Wajo, Tallo dan Tamalate.