Segala Hal yang Perlu Diketahui Tentang Energi Biomassa

Klikhijau.com – Energi biomassa dianggap sebagai jalan cepat dalam transisi energi, yakni dari energi fosil ke energi baru terbarukan (baca di SINI). Energi biomassa berasal dari bahan alami, bisa...

Segala Hal yang Perlu Diketahui Tentang Energi Biomassa
Bacakan Artikel

Energi ini lebih praktis dengan bahan baku yang tidak ada habisnya. Hal itu dikarenakan berasal dari aktivitas tumbuhan dan hewan. Keduanya akan terus menerus menghasilkan biomassa.

Selain itu, biomassa lebih ramah lingkungan karena kurang berpolusi jika dibandingkan dengan membakar bahan bakar fosil.

Penggunaan biomassa mudah ditemukan dengan biaya yang lebih murah. Karena itu, yang berperan penting dalam pengadaan energi ini adalah bidang pertanian.

Energi biomassa juga hampir tidak menghasilkan emisi partikel padat atau polutan, seperti belerang atau nitrogen.

Di mana ada kelebihan di situ akan ada kekurangan, seperti halnya energi biomassa, juga diiringi oleh kekurangan, yakni  terkadang mengandung uap air yang harus dikeringkan sebelum dapat dibakar . Pada akhirnya, ini berarti konsumsi daya yang lebih tinggi saat menambahkan proses.

Menghasilkan jumlah energi yang sama membutuhkan lebih banyak bahan bakar nabati daripada bahan bakar fosil, sehingga diperlukan lebih banyak ruang untuk menyimpannya.

Jika biomassa diperoleh melalui prosedur yang buruk, misalnya dengan penebangan kayu tidak terkendali, maka akan menyebabkan kerusakan habitat alami dan deforestasi.

Meskipun biomassa ada  mudah ditemukan, namun, tidak ada tempat yang cocok untuk menggunakannya karena membutuhkan ruang yang besar untuk menyimpannya. Belum lagi apabila bahan bakunya mengandung zat beracun maka pembakaran harus dilakukan di atas suhu  900 C.

Bagaimana cara menggunakannya?

Agar sisa-sisa organik menjadi sumber energi, maka harus melalui serangkaian proses biologis, termokimia atau mekanis. Biasanya kompor atau ketel digunakan untuk menghasilkannya.

Biomassa dapat digunakan melalui proses membakar, yakni proses ini berlangsung di pembangkit listrik untuk menghasilkan panas atau listrik.

Cara lainnya adalah dengan pencernaan, yakni proses ini dilakukan oleh bakteri tertentu untuk menghasilkan gas. Dan juga dengan cara fermentasi, yakni  sampah organik tertentu difermentasi terlebih dahulu untuk menghasilkan bahan bakar.

Selain ketiga cara tersebut, cara lain yang bisa diterapkan adalah melalui panas atau mengempis. Proses ini digunakan untuk menghasilkan listrik atau produk dalam urutan yang berbeda.

Jadi, transisi dari energi berbahan baku fosil ke energi biomassa akan lebih menguntungkan banyak pihak, khususnya lingkungan.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2