Saat Orang dengan Gangguan Jiwa Berupaya Sembuh dengan Menanam
Klikhijau.com - Menangani masalah kejiwaan atau gangguan jiwa tidak hanya cukup dengan obat. Namun jauh lebih penting lagi adalah melalui terapi maupun komunikasi sosial. Seperti yang dilakukan di...
Klikhijau.com - Menangani masalah kejiwaan atau gangguan jiwa tidak hanya cukup dengan obat. Namun jauh lebih penting lagi adalah melalui terapi maupun komunikasi sosial.
Seperti yang dilakukan di Yayasan Ponpes Hidayatul Mubtadiin Gunung Kebo Desa Sambirejo Trenggalek. Di mana ODGJ (Orang dengan Gangguan Jiwa) dirawat untuk mendapatkan terapi dengan cara hidup normal sebagaimana orang biasa.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui BPDAS Brantas Sampean mengapresiasi, Gus Muh sebagai pengasuh pesantren tersebut. ODGJ dianggap menjadi bagian dari masyarakat saat melakukan kerjasama dengan Ponpes Gunung Kebo.
Terkait aksi mulia pengasuh Pesantren Yayasan Gunung Kebo yang beralamat di Jl. KH Syamsuri RT.014 RW. 005 Dusun Jatirejo Desa Sambirejo Trenggalek Jawa Timur, KLHK melalui BPDAS Brantas Sampean dan Dinas Sosial P3A Kabupaten Trenggalek, bekerja sama merehabilitasi ODGJ melalui kegiatan pemberdayaan pembuatan Kebun Bibit Rakyat (KBR), program dari KLHK.
[irp]
Kegiatan ini bertujuan memberi bekal kemampuan dan keterampilan saat nanti kembali ke kehidupan bersosial di lingkungan bermasyarakat.
Salah satu tujuan kebun bibit rakyat adalah untuk mencegah, menanggulangi bencana, penyedia Oksigen (O2), penyerap racun udara terkontaminasi, dan secara tidak langsung akan mempengeruhi terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar.
Kerjasama yang tidak biasa ini dilakukan ASN BPDAS Brantas Sampean dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Kabupaten Trenggalek. Jum'at, 20 Desember 2019