Puluhan Ribu Bibit Pohon Mangrove Penuhi 12 Provinsi di Indonesia

Orang-orang istana turun menanam mangrove Klikhijau.com - Menteri LHK Siti Nurbaya bersama Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja melakukan penanaman 5.000 bibit pohon mangrove. Penan...

Puluhan Ribu Bibit Pohon Mangrove Penuhi 12 Provinsi di Indonesia
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Orang-orang istana turun menanam mangrove

Klikhijau.com - Menteri LHK Siti Nurbaya bersama Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja melakukan penanaman 5.000 bibit pohon mangrove. Penanaman itu dilakukan di Kelurahan Meras, Kecamatan Bunaken, Manado, Provinsi Sulawesi Utara, Selasa, 9 Juli 2019.

Penanaman mangrove tersebut sebagai upaya mitigasi bencana alam dan perubahan iklim sekaligus memperingati Hari Lingkungan Hidup 2019.

“Kegiatan penanaman mangrove ini merupakan sebuah Gerakan Nasional Peduli Mangrove. Pemulihan Daerah Aliran Sungai (DAS) dan Program Kampung Hijau Sejahtera.

Melalui OASE Kabinet Kerja ini, diharapkan dapat mengubah pola pikir. Dan memberdayakan masyarakat agar dapat hidup mandiri, produktif, kreatif dan berkarakter.”

OASE Kabinet Kerja bekerjasama dengan berbagai kementerian yang memiliki program-program pemberdayaan masyarakat.

Juga kementerian yang mengelola sumber daya alam dan lingkungan hidup. Pada penanaman mangrove kali ini, OASE Kabinet Kerja bekerjasama dengan KLHK, Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Energi Sumber Daya Mineral, Kementerian Pertahanan, serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Kegiatan ini juga menggandeng pemerintah daerah, organisasi wanita, unsur TNI-Polri, LSM dan masyarakat umum.

Fungsi mangrove

Menurut Siti, KLHK sangat menaruh perhatian akan kelestarian ekosistem mangrove. Suatu ekositem mangrove berperan dalam menjaga keseimbangan lingkungan pantai. Pelindung erosi dan abrasi air laut, penyangga dan pencegah intrusi air laut.

Mangrove juga sebagai tempat berlindung/berkembangbiak berbagai jenis fauna dan biota laut.  Juga jadi sumber pendapatan masyarakat. Seperti pemanfaatan kayu dan non kayu serta ekowisata. Selain itu, kelestarian ekosistem mangrove berperan penting sebagai mitigasi bencana.

Berdasarkan data KLHK, lebar tanaman mangrove ± 100 m dengan ketinggian akar ± 30 cm sampai 1 m mampu mereduksi besarnya gelombang tsunami hingga ± 90%. Mangrove juga memiliki kemampuan menyerap emisi gas rumah kaca (GRK) 5 kali lebih baik dari tanaman hutan lainnya. “

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2