Waigeo, Pulau dengan Keanekaragaman Hayati yang Menakjubkan

Klikhijau.com - Alfred Russel Wallace tidak hanya menjelajahi Maluku, tapi juga sampai ke Pulau Waigeo, Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat  tahun 1860. Kedatangan Wallace ke Pulau Waigeo di...

Waigeo, Pulau dengan Keanekaragaman Hayati yang Menakjubkan
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

"Pulau Waigeo didominasi oleh jenis pohon Vatica rassak dan Pimelodendron amboinicum," ujarnya.

Dihuni banyak jenis satwa liar

Selain pohon, menurut Maurits, terdapat pula satwa liar. Ada 141 jenis satwa avifauna tercatat di Hutan Waigeo dengan satu jenis burung endemik Pulau Waigeo yaitu maleo waigeo atau Aepypodius bruijnii.

[irp posts="2031" name="Manfaat Istimewa di Balik Hobi Mengamati Burung di Alam Bebas"]

Famili Columbidae atau kelompok burung merpati adalah jenis terbanyak dibandingkan dengan jenis burung lainnya karena mudah beradaptasi dengan habitat yang berbeda di Pulau Waigeo.

Kelompok burung tersebut penyebarannya dari pantai hingga hutan pegunungan dengan ketinggian 700 meter dari permukaan laut. Selain burung, pada hutannya juga terdapat 24 jenis mamalia.

Menurutnya, berdasarkan hasil penelitian dengan kamera pengintai milik FFI-IP ditemukan lima jenis mamalia. Yaitu anjing kampung atau Canis familiaris , babi celeng atau Sus scrofa, tikus atau Muridae, dan dua jenis kalubu yakni Echymipera kalubu dan Echymipera rufescens .

"Anjing kampung ditemukan di Saporkren dan Gunung Danai Warsanbin hingga ketinggian 878 meter dari permukaan laut," katanya.

Selain itu,  di Waigeo terdapat 30 jenis reptil dan amfibi atau herpetofauna. Amfibi yang tercatat berasal dari empat famili dengan jumlah anggota jenis terbanyak. Diwakili oleh famili katak bermulut sempit yaitu, suku Microhylidae dan jenis lainnya dari famili Ceratobatrachidae, Ranidae, dan Hylidae.

Sedangkan jenis reptil yang tercatat, lanjut dia, jenis dari famili kadal atau Scincidae adalah jenis yang terbanyak. Keanekaragaman hayati di Pulau Waigeo yang luar biasa ini adalah sumber kehidupan bagi masyarakat.

"Kekayaan ini pula harus didata dan didokumentasikan serta dilindungi oleh masyarakat maupun pemerintah dengan regulasi," tambah dia.

Kini pulau ini adalah salah satu pulau tujuan wisata dunia di Provinsi Papua Barat yang memiliki batuan kars dan terumbu karang yang indah, yang menjadi daya tarik wisatawan. Tentu kita semua berharap semoga flora dan fauna Pulau Waigeo tetap terjaga dengan baik meski kedatangan banyak tamu.

[irp]

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2