Tahun-Tahun Mendatang, Miliaran Sampah Plastik akan Mengepung Bumi

Klikhijau.com – Sampah plastik jadi sebuah cerita dan ancaman yang masih menolak usai. Sejauh mana pun langkah kita, tempat apa pun yang dikunjungi. Sambutan sampah plastik nyaris tak pernah alpa....

Tahun-Tahun Mendatang, Miliaran Sampah Plastik akan Mengepung Bumi
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Cara perhitungannya, yakni melalui data delapan jenis “arketipe geografis”, alias karakter wilayah berdasarkan metode pengelolaan sampahnya.

Dalam masalah sampah, jarang orang menyoroti bahwa ada sekitar dua miliar penduduk yang tidak memiliki akses ke pengelolaan limbah yang tepat. Intinya semua wilayah memiliki problem tersendiri terkait pengelolaan sampahnya.

Semisal, kawasan perkotaan dengan warga menengah ke atas, memiliki sistem pengelolaan sampah yang berbeda dibanding wilayah perkotaan dihuni masyarakat dari status ekonomi menengah ke bawah.

Plastik, penolong yang jadi ancaman

Awal kehadiran plastik dianggap sebagai penyelamat lingkungan. Ia disambut dengan suka cita, misalnya kantong plastik.

Pada tahun  1959 di Swedia banyak orang menggunakan kantong kertas untuk keperluan sehari-hari. Penggunaan itu jadi ancaman serius bagi lingkungan meski mudah terurai. Karena produksi kantong kertas  memerlukan penebangan banyak pohon.

Fakta tersebut diungkapkan oleh  Raoul Thulin, pada tayangan YouTube BBC dengan judul How Plastic Bags Were Supposed to Help The Planet mengatakan bahwa  Ayah Raoul, Sten Gustaf Thulin lah yang menciptakan kantong plastik yang kita kenal sekarang.

Ide awal penciptaan kantong plastik karena Sten merasa memerlukan  bahan kantong yang kuat, lebih ringan, dan tahan lama. Maka orang dapat menggunakanya secara berulang-ulang.

Sten juga berfikir bahwa kantong yang baru itu haruslah ramah lingkungan dengan mengurangi penebahan pohon yang saat itu masif dilakukan.

Namun, harapan Sten agar kantong ciptaannya digunakan berulang-ulang perlahan memudar. Itu seiring dengan semakin massifnya produksi kantong plastik. Sehingga kebanyakan orang menggunakannya hanya sekali pakai saja, lalu membuangnya ke lingkungan.

Kantong plastik yang terbuang ke lingkungan menjadi ancaman yang mengerikan karena sulit terurai.

 Tawaran solusi dari peneliti

Untuk mencegah agar Bumi terhindar dari kepungan plastik, selain kebijakan pemerintah dalam mengatasi polusi sampah. Para peneliti menyarankan 8 cara ini:

  • Mengurangi kuantitas produksi plastik dalam sistem yang ada sekarang

  • Mengganti plastik dengan bahan lain yang lebih ramah lingkungan

  • Desain baru daur ulang yang lebih efisien

  • Menciptakan kapasitas pengangkutan sampah plastik

  • Menciptakan sistem baru pemilahan plastik dari sampah lain

  • Menciptakan sistem daur ulang kimiawi untuk plastik

  • Memastikan kebocoran limbah plastik tak bisa terjadi

  • Mendorong berkurangnya pemakaian plastik dalam rantai ekonomi


Kedelapan cara tersebut di atas, semoga efektif dalam mencegah polusi plastik. Sebab menurut peneliti yang tergabung dalam lintas bidang, bahkan dengan metode yang sudah dijalankan berbagai negara maju saat ini dalam mengelola limbah plastik, perhitungan para ilmuwan memprediksi bila 710 juta ton sampah plastik akan mencemari lingkungan hingga 20 tahun mendatang.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2