Selada Air, Sayuran Tertua yang Dikonsumsi Manusia dengan Setumpuk Manfaat

Klikhijau.com – Selada air itu tumbuh tidak jauh dari Danau Kahayya. Tumbuh dialiran air yang jernih, yang keluar dari celah bebatuan. Tempat yang dianggap keramat oleh sebagian masyarakat. Air yan...

Selada Air, Sayuran Tertua yang Dikonsumsi Manusia dengan Setumpuk Manfaat
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Ketika dipanen, umumnya akan dipanen dengan batangnya. Pun demikian ketika diolah menjadi masakan, biasanya dimasak pula dengan batangnya, entah itu ditumis atau diolah biasa saja secara tradisional (hanya direbus).

Selada air, sesungguhnya tidak hanya dimanfaatkan sebagai sayuran, tetapi juga bisa dimanfaatkan menjadi salad.

Manfaat selada air

Selada air adalah tanaman yang menyukai air yang tidak tercemar. Ia mengandung banyak manfaat kesehatan.

Ia memiliki keunikan tersendiri, sebab semakin dipanen, maka akan semakin rimbun pula daunnya.  Jenis tumbuhan sayur ini dikonsumsi  hanyalah daun dan batangnya.

Tumbuhan bernama ilmiah Nasturtium officinale R. Br ini merupakan tumbuhan yang tergolong dari famili Bras- sicaceae. Ia berasal dari dari Eropa dan Asia.

Sebagai tumbuhan sayuran, sebagaimana umumnya, selada air juga mengandung beragam manfaat. Itu karena  ia hadir sebagai sumber vitamin A dan C yang baik. Ia juga mengandung niasin, asam askorbat, tiamin, riboflavin, dan zat besi (Stephens 2012).

Dewi Rahmayani Rahman, dkk (2015) membeberkan jika tumbuhan ini merupakan salah satu sayuran yang mempunyai efek antikanker. Ia mengandung  mengandung senyawa isotiosinat, kaemferol glikosida dan l-triptofan yang berfungsi untuk menangkal radikal bebas, membantu memperbaiki kerusakan dan sinte- sis DNA.

Nurul Lailiyatul Fitriyah, (2016 yang mengutip pendapat Özen, (2009) mengatakan, tumbuhan dari kelas Magnoliopsida ini mempunyai khasiat untuk mengurangi resiko kanker payudara, pengobatan kanker paru-paru, dan kanker-kanker yang lain pada manusia, serta memperlancar fungsi pankreas dan pencernaan.

Bahkan dalam masyarakat Turki, mereka menggunakannya ini untuk mengobati sakit perut ( Ozen 2009). Selain itu, selada air juga digunakan sebagai obat untuk diabetes, diuresis, bronkitis, sebagai anti-ulserogenik, mengobati kudis, tuberkulosis, influenza,  suplemen nutrisi, asma, melancarkan pencernaan, antimikroba, serta antikarsinogenik.

Tidak hanya itu, selada air juga tercatat sebagai tumbuhan  yang sangat kaya akan sulfur, yodium, dan nitrogen. Tumbuhan ini menjadi salah satu pilihan pula sebagai pencuci darah yang baik. Di samping itu, juga merupakan tonic terhadap penyembuhan gangguan ginjal dan liver.

Klasifikasi ilmiah


  • Kerajaan: Plantae

  • Filum: Magnoliophyta

  • Kelas: Magnoliopsida

  • Ordo: Brassicales

  • Famili: Brassicaceae

  • Genus:  Nasturtium R. Br.


Oya, sahabat hijau, tumbuhan ini tidak hanya bisa ditanam di air yang bersih dan mengalir pelan saja, tetapi juga bisa ditanam denga metode hidroponik.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2