Rumah Nol Energi, Ide Keren Mahasiswi Unhas Perkuat Misi Energi Terbarukan

Klikhijau.com – Rumah nol energi (zero energy home), suatu gagasan yang didorong mahasiswi Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar pada perhelatan kompetisi yang digelar Non-Government Organisation (N...

Rumah Nol Energi, Ide Keren Mahasiswi Unhas Perkuat Misi Energi Terbarukan
Bacakan Artikel

“Krisis energi akan menjadi kenyataan jika kita terlalu terlambat mengambil langkah, saya hanya prihatin jika generasi selanjutnya lahir dan mendapati bumi ini sudah tidak layak dihuni,” tegasnya.

Mengelola ide secara mandiri

Dalam menyusun konsep tersebut dilakukan secara mandiri berbekal pengetahuan dari kampus tentang energi terbarukan. Adel bahkan tengah aktif menerapkan konsep nol energi di rumahnya antara lain dengan mengembangkan biogas dari limbah sayur dan kotoran hewan, bioetanol dari umbi dan penggunaan panel surya.

“Skala yang lebih besar diharapkan bisa diterapkan di wadah rumah nol energi tersebut mengingat potensi sumber daya manusia pada suatu wilayah jika bergotong royong melestarikan pusat pelatihan tersebut,” harapnya

Adel merencanakan adanya platform aplikasi yang dapat memudahkan masyarakat dalam melakukan pemasaran dari produk dari hasil energi terbarukan.

“Sehingga saya berpikir, untuk adanya suatu aplikasi khusus yang saya berpikir namanya itu adalah green energy dimana aplikasi ini bisa berfungsi sebagai pusat atau aplikasi yang dapat digunakan untuk melakukan jual beli energi terbarukan. Sehingga seiring berjalannya waktu maka masyarakat ini bisa lebih mudah dan terbiasa menggunakan produk yang berasal dari energi terbarukan dan lambat laun penggunaan energi tak terbarukan itu semakin bisa berkurang,” tambahnya.

Hal ini, tambahnya, juga turut mendukung percepatan ekonomi hijau (green economy) sebagai salah satu kampanye yang tengah marak ditengah darurat iklim. Ekonomi hijau  bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan  dan kesetaraan sosial  masyarakat, sekaligus mengurangi risiko kerusakan lingkungan secara signifikan.

“Ekonomi yang secara sederhana dipahami sebagai aktivitas perekonomian yang terintegrasi pada misi lingkungan, rendah atau nol emisi karbon terhadap  lingkungan, hemat sumber daya alam dan berkeadilan sosial,” tuturnya.

Dengan demikian, kata mahasiswa asal Takalar tersebut, bumi ini atau sumber daya yang selama dikeruk dapat dimanfaatkan dengan hemat atau bahkan beralih sepenuhnya ke energi terbarukan.

“Melalui langkah-langkah kecil yang dilakukan, selain mempermudah alur penggunaan dan penyebaran produk energi terbarukan, diharapkan melalui aplikasi green energy ini juga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat ataupun daerah setempat,” kuncinya.

Hal tersebut searah dengan rancangan para arsitektur yakni Zero Energy Building (ZEB) yang bertujuan mengurangi dampak buruk terhadap lingkungan melaui bangunan nol emisi karbon.

ZEB pertama di Amerika Serikat dirancang oleh arsitektur melalui pengembang Bolder Architecture dengan jumlah 25 rumah pada tahun 2008 berdiri di kota New Paltz.

Aksi dan inisiatif keren Adel ini tentu memberi andil besar terhadap upaya percepatan 17 poin Sustainable Development Goals (SDGs) yang didorong Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang menargetkan energi bersih dan terjangkau.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2