Polusi Udara Tingkatkan Risiko Dimensia, Begini Penjelasannya!

Klikhijau.com - Di beberapa kota besar di dunia ini mulai merasakan kesulitan mendapatkan udara yang berkualitas. Sehingga udara yang memiliki kualitas baik bisa dikatakan sebagai barang yang langka b...

Polusi Udara Tingkatkan Risiko Dimensia, Begini Penjelasannya!
Bacakan Artikel

Umumnya kedua penyakit ini menyerang orang yang usia lanjut pada usia 50 tahun ke atas. Sejumlah penderita di seluruh dunia diperkirakan akan meningkat pada 2050.

Prediksi ini merupakan sebuah tantangan bagi sistem kesehatan di dunia dan tidak terkecuali Indonesia. Mengingat banyaknya industri-industri di kota besar merupakan penyumbang polusi udara.

Penyakit ini menjadi salah satu konsen utama kesehatan masyarakat yang ada di seluruh dunia. Hal Ini telah terjadi pada beberapa dasawarsa terakhir.

Polusi udara yang bersumber dari knalpot motor meningkatkan risiko penyakit seperti penyakit jantung, stroke, masalah pernafasan khususnya asma.

Universitas London melalui Lembaga Penelitian Kesehatan Masyarakat melakukan penelitian pada 131.000 masyarakat yang hidup di kota besar di London dengan usia 50-79 tahun. Dari jumlah tersebut, 2.200 pasien atau 1,7 persen didiagnosa terjangkit penyakit Dimensia.

Yang lebih membahayakan lagi bagi masyarakat yang tinggal pada kawasan yang polusi udaranya sangat parah. Sebab mereka berada pada daerah tersebut banyak memiliki NO2 dan PM2.5.

Dua senyawa ini merupakan gas beracun dan sangat merusak kualitas udara. Oleh sebab produksi kimia dari mesin bisa merusak fungsi otak sehingga dapat menyebabkan kedua penyakit tersebut.

Belum lagi, kepulan asap rokok di mana-mana!

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2