Pohon Sengon, Tanaman HTI yang Mudah Beradaptasi

Klikhijau.com – Bulan Juni, bukan hanya bulan hujan seperti dikatakan Sapardi Djoko Damono dalam puisinya. Juni juga menjadi bulan berbunganya pohon sengon. Pohon sengon masuk kategori produksi Hut...

Pohon Sengon, Tanaman HTI yang Mudah Beradaptasi
Bacakan Artikel

Selain itu, biji dari buahnya bermanfaat dalam bidang kesehatan, yakni  diyakini dapat menurunkan darah tinggi, asam urat, dan kolesterol.

Jika ingin mengolah biji menjadi obat herbal, caranya sederhana saja, jemur bijinya hingga biji keluar dari kulitnya yang keras dan benar-benar bersih.

Sedangkan daunnya mengandung protein yang tinggi. Karena itu, sering pula dimanfaatkan para peternak sebagai bahan pakan hewan ternak mereka.

Nama dan sebaran sengon

Sebagaimana umumnya sebatang pohon yang memiliki beragam nama, pohon sengon pun demikian. Di Indonesia, pohon ini dikenal dengan tedehu pute (Sulawesi), sengon laut (Jawa), bae/wahagon (Papua), jeungjing (Sunda), dan sika (Maluku).

Ia dapat  hidup pada ketinggian mencapai 1.800 mdpl. Namun, secara umum pohon ini akan tumbuh lebih optimal jika berada di wilayah yang lembap, yang memiliki curah hujan kisaran 1.000 mm–5.000 mm per tahunnya.

Tanaman ini berasal dari daerah yang beriklim tropis, seperti Vietnam, India,  Thailand, Kamboja, Burma, Cina, dan tentu saja negara tercinta ini, Indonesia.

Pohon ini, meski memiliki beragam manfaat, mudah beradaptasi dan tumbuh, juga dapat ditebang cepat. Namun juga memiliki kekurangan, yakni mudah patah, khususnya sengon jenis solomon.

Klasifikasi ilmiah


  • Kerajaan: Pantae

  • (tanpa takson):  Angiospermae

  • (tanpa takson):  Eudikotil

  • (tanpa takson):  osidae

  • Ordo:  Fabales

  • Famili:   Fabaceae

  • Genus:  Albizia

  • Spesies: A. Chinensis


Jadi, selain puisi Hujan Bulan Juni dari Sapardi Djoko Damono, hal menarik lainnya adalah pohon sengon yang juga berbunga di bulan Juni.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2