Mengenal ‘Green Science’ dari Garnier, Tren Gaya Hidup Berkelanjutan

Klikhijau.com - Melihat orientasi gaya hidup berkelanjutan semakin menjadi fokus anak muda khususnya penggemar produk kecantikan, Garnier menguatkan komitmennya dalam memajukan gebrakan di dunia kecan...

Mengenal ‘Green Science’ dari Garnier, Tren Gaya Hidup Berkelanjutan
Bacakan Artikel

Green Science merupakan rangkaian kegiatan ilmiah lanjutan (seperti bioteknologi) yang memungkinkan Garnier untuk mengembangkan dan menggunakan bahan dan formula yang bekerja maksimal namun juga ramah lingkungan. Green Science mencakup 3 bidang keahlian diantaranya budidaya, transformasi dan formulasi.

Ada 5 hal yang menjadi fokus utama Green Science dalam menciptakan produk dengan efikasi maksimal namun meminimalisir kerusakan lingkungan, yaitu:


  1. Menggunakan formula yang memiliki bahan aktif alami yang sudah berdasarkan penelitian


Pada tahun 2021 jumlah formula Garnier yang mengandung bahan aktif seperti Vitamin Cg dan Hyaluronic Acid yang diperoleh melalui proses Green Science terus meningkat, sehingga akan bekerja maksimal mengatasi permasalahan kulit, seperti kulit kusam dan kering.


  1. Menggunakkan formula kecantikan yang bio-based formula atau berasal dari mineral yang melimpah


Sejak tahun 2016, Garnier terus berupaya menghadirkan produk yang menggunakan bio-based formula karena tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumen atas produk dengan hasil yang maksimal, tetapi juga membantu menghemat penggunaan sumber daya alam yang berlebihan.

  1. Menggunakan formula yang berbahan dasar Vegan dan telah tersertifikasi Cruelty Free


Dengan penggunaan bahan dasar Vegan, Garnier menghadirkan formula yang aman untuk digunakan dan ikut membantu kelestarian lingkungan juga menghindari eksploitasi terhadap hewan. Seluruh produk Garnier telah mendapat persetujuan resmi oleh Cruelty Free International melalui program Leaping Bunny.

  1. Menciptakan produk yang berkontribusi mengurangi penggunaan air untuk membilas maupun mengembangkan produk dengan formula yang lebih kering


Sejak tahun 2019 sampai 2021, Garnier berhasil mengurangi 13% penggunaan air untuk membantu menyelesaikan permasalahan krisis air di dunia.


  1. Meminimalisir kerusakan lingkungan dalam proses produksi


Garnier terus berupaya untuk meminimalisir kerusakan lingkungan melalui proses produksi yang lebih berkelanjutan salah satunya melalui upaya pengontrolan laboratorium sehingga tidak menghasilkan limbah yang mencemari lautan.

Vanesha Prescilla selaku Brand Ambassador Garnier Indonesia yang turut hadir di acara Garnier di Paris mengatakan, sebagai seorang beauty enthusiast, ia merasa beruntung sekali dapat menjadi bagian dari keluarga besar Garnier yang berkomitmen tidak hanya berinovasi untuk menghasilkan produk berkualitas namun juga memastikan produk tersebut turut membantu kelestarian lingkungan.

“Di acara Greener Never Stops kemarin, brand juga secara transparan menunjukkan progress dan komitmennya menuju keberlanjutan melalui Green Science. Garnier menunjukkan proses riset yang dilakukan dalam mencari formula baru, inovasi dalam penggunaan kemasan terbarukan, dan cruelty free. Semoga kedepannya semakin banyak lagi pilihan produk yang dapat membantu perempuan Indonesia mendapatkan kulit yang cantik dan sehat tapi juga menjaga bumi yang sehat.”

Produk Green Science

Garnier telah menghadirkan 3 (tiga) produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen di Indonesia dan diformulasikan dengan Green Science, diantaranya Garnier Bright Complete Anti-Acne Booster Serum dengan formula 91% Biodegradable and 66% Bio-based ingredient dapat mengurangi 90% tanda jerawat dan cepat bersihkan noda bekas jerawat dengan pemakaian rutin setiap pagi dan malam, Garnier Bright Complete Booster Serum yang mengandung Vitamin Cg dari hasil teknologi biotransformasi untuk mencerahkan kulit, dan juga Garnier Sakura Glow dengan formula Hyaluronic Acid yang diciptakan melalui proses bioteknologi untuk melembabkan kulit sampai dengan 133% .

Langkah nyata Garnier

Adapun Langkah nyata Garnier untuk mengedukasi konsumen dengan transparan dan menggerakkan lebih banyak masyarakat untuk berpartisipasi.

Selain menyediakan 3 (tiga) produk Green Science dengan formula terbaik, Garnier juga berupaya untuk menjawab kebutuhan konsumen dalam hal transparansi produk melalui Product Impact Labelling sehingga konsumen dapat mengetahui formula produk, bahan dasar kemasan, hingga dampak produk tersebut untuk lingkungan. Sebagai upaya Garnier dalam mengatasi permasalahan plastik.

Garnier juga bekerja sama dengan eRecycle untuk bertransformasi bersama konsumen guna memulai gaya hidup baru dengan mendaur ulang sampah plastik. Pada tahun 2022, Garnier bersama konsumen telah berhasil mendaur ulang lebih dari 240 ton sampah anorganik dan tidak berakhir TPA.

 

“Garnier terus bertumbuh dan melakukan transformasi dalam hal keberlanjutan setiap harinya. Green Science merupakan upaya lanjutan Garnier atas komitmen Green Beauty untuk menciptakan masa depan kecantikan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Kami ingin mendukung industri kecantikan agar lebih inklusif, dengan formula ramah lingkungan dan telah diuji melalui penelitian, tidak menggunakan bahan baku hewani atau cruelty free, mengurangi penggunaan virgin plastic dan kemasan dapat didaur ulang kembali, serta menggunakan energi terbarukan”, tutup Agung.

 

 

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2