Mengenal Capung, Sang Pendekar Ulung Pembasmi Nyamuk dan Indikator Pencemaran

Klikhijau.com - Pernahkah Anda melihat capung beterbangan di alam bebas? Dalam bahasa inggris disebut dragonfly. Dalam bahasa Sunda disebut papatong, dan dalam bahasa Jawa disebut kinjeng. Di beber...

Mengenal Capung, Sang Pendekar Ulung Pembasmi Nyamuk dan Indikator Pencemaran
Bacakan Artikel

Selain itu, juga dikenal sebagai pemangsa hama di sawah seperti wereng, ngengat penggerek batang padi dan jenis ngengat lainnya. Tak diragukan lagi, capung memiliki fungsi ekologis yang penting bagi manusia (fox, 1991, Lilies, 1992).

Sayangnya, populasinya kini terganggu. Manusia tidak ramah memperlakukan aneka ragam satwa liar di alam. Misalnya, pembuangan limbah rumah tangga di perairan antara lain limbah sabun, detergen dan karbol.

Populasinya juga terganggu oleh penggunaan pestisida dan pupuk. Banyak pula pabrik-pabrik yang membuang limbahnya ke badan air dan membuat nimfa-nimfa capung terbunuh.

Sudah terbebaskah lingkungan kita dari pencemaran berat? Perhatikanlah keberadaan mereka di sekitar kita.

Bila tak dijumpai, maka besar kemungkinan lingkungan Anda tercemar. Panjang umur sang pendekar ulung.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2