Memahami Stomata, Fungsi dan Mekanisme Kerjanya pada Tumbuhan

Klikhijau.com – Istilah stomata amat familiar ketika membahas mengenai tumbuhan. Apa itu stomata dan bagaimana mekanisme kerja stomata? Dan bagaimana pula fungsinya? Artikel ini akan memandu Anda m...

Memahami Stomata, Fungsi dan Mekanisme Kerjanya pada Tumbuhan
Bacakan Artikel

Peningkatan tekanan turgol sel penjaga dipicu oleh masuknya air ke dalam sel penjaga tersebut. Pergerakan air dari satu sel ke sel lainnya sebagaimana dijelaskan sebelumnya akan selalu dari sel yang mempunyai potensi air lebih tinggi ke sel dengan potensi air lebih rendah.

Sedangkan, tinggi rendahnya potensi air sel akan tergantung pada jumlah bahan yang terlarut (solute) di dalam cairan sel tersebut. Semakin banyak bahan yang terlarut maka potensi osmetik sel akan semakin rendah.

Dengan demikian, jika tekanan turgor sel tersebut tetap maka secara keseluruhan potensi air sel akan pula menurun.

Untuk memacu agar  air masuk ke sel penjaga, maka jumlah bahan yang terlarut di dalam sel tersebut harus ditingkatkan.

Lalu, bagaimana bahan yang terlarut dapat meningkat dalam sel penjaga? Penelitian menunjukkan bahwa pada saat stomata membuka akan terjadi akumulasi ion kalium K+ pada sel penjaga.

Bagaimana dengan peran cahaya di sini? Cahaya diketahui berperan dalam merangsang masuknya ion kalium ke sel penjaga dan jika tumbuhan tersebut kemudian ditempatkan dalam gelap, maka ion kalium akan kembali keluar dari sel penjaga. Akan tetapi, stomata juga akan membuka, walaupun dalam gelap jika ditempatkan dalam udara uang bebas.

Cahaya merah dan biru diketahui efektif dalam merangsang pembukaan stomata, tetapi jika dibandingkan antara kedua panjang gelombang cahaya tersebut, maka cahaya biru agaknya lebih efektif disbanding cahaya merah. Pada intensitas rendah, di mana cahaya merah tidak menunjukkan pengaruh, cahaya biru telah dapat mempengaruhi pembukaan stomata.

Itulah pembahasan mengenai stomata, fungsi dan mekanisme kerja stomata pada tumbuhan, semoga menambah wawasan kita semua!

*Sumber: Buku “Dasar-Dasar Fisiologi Tumbuhan” karya Benyamin Lakitan, 1993.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2