MBG Bukan Sekadar Gizi, Tetapi Juga Investasi Masa Depan, Harus Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan

Klikhijau.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat dukungan penuh dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH). Salah satu bukti dukungan tersebut a...

MBG Bukan Sekadar Gizi, Tetapi Juga Investasi Masa Depan, Harus Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan
Bacakan Artikel

“Kualitas makanan bergizi yang dikonsumsi masyarakat sangat ditentukan oleh ketersediaan pangan sehat, lingkungan bersih, air layak, dan udara yang bebas pencemar. Program MBG bukan hanya urusan gizi, tetapi juga investasi masa depan bangsa yang harus ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ujar Menteri Hanif.

Menteri Hanif juga mendorong agar pendekatan integratif seperti di SPPG Jatake direplikasi di berbagai daerah, sebagai bagian dari penguatan sistem pengelolaan sampah terpadu dan perluasan literasi lingkungan. Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, komunitas, dunia usaha, dan lembaga pendidikan menjadi kunci keberhasilan skema ini secara berkelanjutan.

Kunjungan ke SMP Negeri 8 Tangerang dan SMK Yapinktek Tangerang menunjukkan bagaimana pendidikan berperan sebagai pengubah perilaku. Pembiasaan membawa bekal sehat, memilah sampah, serta praktik pengolahan sampah organik dilakukan secara aktif oleh siswa dan guru, memperkuat karakter peduli lingkungan sejak dini.


Kegiatan ini juga menjadi ajang penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk menyelaraskan program MBG dengan agenda nasional lingkungan hidup.

Melalui dialog langsung dengan warga, guru, dan siswa, KLH/BPLH menyerap masukan lapangan sebagai bahan penguatan kebijakan pengelolaan sampah yang mendukung ketahanan gizi nasional.

“Instruksi pemerintah pusat ini sejalan dengan visi kami membangun Kota Tangerang yang sehat, layak huni, dan berkelanjutan. Pemkot akan terus memfasilitasi dan memastikan sarana, pendampingan, serta dukungan teknis bagi keberlanjutan program ini, agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara luas,” ungkap Walikota Tangerang, Sachrudin.

Menutup rangkaian kunjungan, Menteri Hanif menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif lintas sektor untuk memastikan keberhasilan program MBG secara menyeluruh. Menteri Hanif mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengambil peran aktif dalam menciptakan masa depan yang lebih sehat, adil, dan lestari.

“Mari kita kolaborasikan gizi, lingkungan, dan masa depan anak-anak Indonesia. Dengan kesadaran kolektif dan sinergi lintas sektor, kita bisa membangun Indonesia yang sehat, kuat, dan lestari,” tutup Menteri Hanif.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2