Ini Dampaknya Jika Kadar Gas Rumah Kaca di Atmosfer Meningkat!

Klikhijau.com - Pada umumnya Gas Rumah Kaca (GRK) dihasilkan dari aktivitas manusia setiap harinya. Misalnya dari kebiasaan membakar sampah dan memakai kendaran bermotor, penggundulan hutan, asap pabr...

Ini Dampaknya Jika Kadar Gas Rumah Kaca di Atmosfer Meningkat!
Bacakan Artikel

Di masa mendatang jika suhu terus naik 3-4 derajat celcius maka seluruh Greenland akan mencair. Puncaknya ketika permukaan air laut naik besar kemungkinan semua negara kepulauan kecil akan berakhir tenggelam


  1. Perubahan iklim


Efek rumah kaca akan membuat beberapa wilayah yang hangat menjadi lebih lembab. Hal ini terjadi kerena penguapan air lebih proses banyak mendominasi di lautan. Uap air yang menjadi salah satu gas rumah kaca menjadi penyebab efek insulasi pada atmosfer meningkat dan membentuk banyak awan.

Selanjurnya, pantulan matahari dari proses tersebut akan menurunkan proses pemanasan sehingga akhirnya tingginya kelembapan akan meningkatkan curah hujan. Kekeringan akan mudah terjadi karena air sangat cepat menguap dari dalam tanah dan badai akan semakin kering.

Hal ini pun akan berimbas pada ketersediaan pangan sebab kondisi cuaca yang tak menentu akibat perubahan iklim akan membuat kegagalan panen terjadi. Jika pemanasan global terus meningkat beberapa tahun kedepan manusia bisa saja terancam kelaparan.


  1. Peningkatan keasaman air laut


Umumnya gas rumah kaca yang tersebar di udara akan di serap oleh air laut. Namun,  titik masalahnya adalah jika kadar gas yang diserap berlebihan hal ini akan menimbulkan air laut menjadi asam sehingga akan menganggu biota laut menjadi terganggu.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2