Bagaimana Membedakan Tanah Subur dan Tanah Tidak Subur?

Klikhijau.com – Bagaimana membedakan tanah yang subur dan tidak subur dengan melihat tekstur atau kondisi tanahnya? Bagi kamu yang bergelut di dunia pertanian, pemahaman akan hal ini sangatlah pent...

Bagaimana Membedakan Tanah Subur dan Tanah Tidak Subur?
Bacakan Artikel

Akan tetapi, tanah dengan tekstur lempung yang terlalu tinggi juga memberikan dampak buruk, sebab air cenderung akan tergenang di tanah tersebut.

4. Organisme Tanah

Keberadaan cacing merupakan indikator yang juga menandai suatu lahan subur atau tidak. Cacing memiliki manfaat untuk menggemburkan tanah, sehingga akar tanaman mudah untuk masuk ke dalam tanah dan memperoleh nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan.
5. Mengandung Unsur Mineral

Tanah yang subur memiliki kandungan mineral yang lengkap yang dibutuhkan oleh tumbuhan. Mineral-mineral yang terkandung dalam tanah yang subur antara lain boron, klorin, kobalt, besi, mangan, magnesium, molibdenum, zink dan sulfur. Untuk mengetahui mineral apa saja yang terkandung dalam tanah, maka diperlukan uji laboratorium.
6. Cocok Untuk Berbagai Tanaman

Untuk mengetahui tanah subur atau tidak subur, maka cara paling mudah adalah dengan melihat vegetasi yang tumbuh di suatu lahan. Karena tanah yang subur akan mudah ditumbuhi oleh berbagai tumbuhan.

Ciri-Ciri Tanah Tidak Subur

Sedangkan tanah yang tandus atau tidak subur akan memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1. Sedikit Vegetasi

Apabila lahan tidak memiliki atau hanya sedikit ditumbuhi vegetasi, maka tanah tersebut dapat dikatakan tidak subur. Tanah yang tidak subur tersebut umumnya karena kandungan unsur hara yang sedikit.
2. pH Asam atau Basa

Kadar pH tanah yang terlalu asam dan terlalu basa tidak baik untuk pertumbuhan tanaman. Jika pH tanah dibawah 6 dan diatas 7 maka tanaman dapat mengalami keracunan unsur Al (asam) atau keracunan Ca dan Molibdenum (basa).
3. Sedikit Organisme Tanah

Mikroorganisme yang dapat hidup di dalam tanah berkaitan dengan kadar pH tanah. Tanah dengan kadar keasaman atau basa terlalu tinggi akan menyebabkan kematian pada jasad renik tanah. Hal ini menjadi penanda penting bahwa tanah tersebut tidak lagi subur.
4. Rendah Humus

Erosi tanah menyebabkan penurunan humus pada tanah. Humus adalah tanah yang memiliki kandungan organik sebagai habitat mikroorganisme penyubur tanah, sehingga tanah kaya akan unsur hara yang dibutuhkan tanaman. Humus yang terdapat dalam tanah juga akan membuat tanah memiliki kemampuan menahan air secara optimal, serta menjaganya dari erosi.
5. Tekstur Keras

Tanah yang memiliki struktur keras dipastikan kurang subur. Tanah terdiri dari beberapa horizon. Horizon O adalah tempat lapisan humus, apabila horizon O ini hilang terbawa air maka hanya menyisakan horizon A yang membuat tanag tidak subur dan keras.

Itulah pembahasan mengenai cara membedakan tanah yang subur dan tidak subur berdasarkan cirinya, semoga bermanfaat!

*Sumber

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2