6 Tips Memilih Tisu untuk Kesehatan dan Lingkungan Lestari

Klihijau.com - Sebagai konsumen yang bijak, kita tentu ingin lebih cerdas memilih produk yang aman dan terbaik buat keluarga. Produk yang bisa dipakai jangka pendek maupun jangka panjang. Salah sat...

6 Tips Memilih Tisu untuk Kesehatan dan Lingkungan Lestari
Bacakan Artikel

Untuk mengurangi limbah, pilih tisu dengan kemasan yang tidak berlebihan. Sebisa mungkin, beli tisu dalam jumlah yang banyak dalam satu kemasan sehingga Anda tidak terlalu banyak membuang sisa kemasan.



  • Hindari tisu yang mengandung pemutih klorin



Banyak tisu yang dijual mengandung pemutih dari bahan kimia klorin dan turunannya. Proses pewarnaan jaringan akan melepaskan dioksin dan furan. Keduanya bersifat karsinogenik (menyebabkan kanker) dan mutagenik (menyebabkan mutasi DNA). Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dioksin adalah zat beracun yang berbahaya bagi kesehatan.

Sementara dalam jangka panjang, zat dioksin bisa menyebabkan gangguan pada sistem kekebalan tubuh, sistem reproduksi, sistem endokrin, serta sistem saraf.

Para ahli dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa kandungan dioksin dalam jaringan tubuh manusia biasanya sangat kecil, sehingga kemungkinan menimbulkan berbagai gangguan kesehatan tersebut di atas sangat kecil.

Klaim ini juga didukung oleh Dr. Yenny Meliana dari Pusat Penelitian Kimia Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Menurut Dr. Yenny Meliana dari Kementerian Kesehatan, telah dilakukan pengawasan dan pengujian tisu yang dijual bebas di pasaran. Jadi, jika tisu yang Anda beli memang mengandung dioksin, kadarnya masih relatif aman bagi kesehatan.



  • Hindari membeli tisu yang mengandung logam berat



Bahan bekas yang digunakan untuk mengolah tisu seringkali mengandung berbagai jenis logam berat seperti timbal, merkuri, kadmium, dan arsenik. Pencemaran zat logam berat ini dapat menyebabkan kerusakan otak dan sistem syaraf manusia.

Masalahnya, Anda tidak hanya menemukan logam berat ini di kertas tisu. Makanan yang Anda konsumsi setiap hari, seperti ikan dan daging, juga bisa terkontaminasi logam berat. Padahal, paparan logam berat yang terlalu banyak juga dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan berupa masalah reproduksi, terutama pada wanita, dan masalah pencernaan.



  • Hindari membeli tisu yang belum mendapatkan izin edar



Izin edar biasanya dikeluarkan oleh Departemen Kesehatan (Depkes RI). Biasanya nomor surat izin edar dari Depkes RI tercantum pada kemasan.

Umumnya tisu yang sudah memiliki izin edar adalah tisu yang terbuat dari 100% serat alami yang bebas BPA, logam berat, atau klorin. Ada juga yang menggunakan campuran serat dengan kualitas yang lebih rendah, biasanya hanya mengandung 50% serat alami. Maka, selalu perhatikan informasi yang tertera pada kemasan.

Nah, sahabat hijau setelah membaca sedikit tips di atas, sebagai catatan, kurangi juga penggunaan tisu sehari-hari. Atau gunakanlah tisu yang bisa dicuci ulang, hingga bisa menghemat pengeluaran sobat juga. Setelah mencuci tangan, ada baiknya keringkan tangan dengan handuk kering saja.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2