Pola Petir akan Berubah karena Perubahan Iklim?
Klikhijau.com – Universitas Newcastle belum lama ini memimpin sebuah studi baru. Studi itu menemukan bahwa perubahan iklim dapat mengubah pola petir di seluruh Eropa. Adalah jurnal Environmental...
Klikhijau.com – Universitas Newcastle belum lama ini memimpin sebuah studi baru. Studi itu menemukan bahwa perubahan iklim dapat mengubah pola petir di seluruh Eropa.
Adalah jurnal Environmental Research Letters yang mempublikasikan studi tersebut. Peneliti menggunakan simulasi iklim Kantor Met yang canggih dengan detail lokal tertinggi dalam fitur meteorologi dan topografi hingga dua kilometer.
Para ahli memperkirakan bahwa pemanasan global dapat menyebabkan lebih banyak petir di pegunungan dan di Eropa Utara dan lebih sedikit petir di Eropa Tengah.
Skenario yang digunakan disebut skenario RCP.8, yakni perubahan iklim yang tidak tanggung-tanggung.
[irp]
Melalui skenario tersebut para peneliti menemukan bahwa, di masa depan, Eropa akan menghadapi badai yang lebih sering dan kuat secara keseluruhan, tetapi lebih sedikit kilat secara lokal karena lebih sedikit awan es dan beku.
Partikel di awan badai karena kenaikan suhu. Sementara di ketinggian yang lebih tinggi, seperti Pegunungan Alpen, akan ada lebih banyak petir. Sementara di medan yang lebih rendah di Eropa tengah dan di atas laut, kemungkinan akan ada lebih sedikit penerangan.
Perubahan ini dapat menyebabkan peningkatan risiko kebakaran hutan di pegunungan dan di Eropa Utara.
"Sementara sambaran petir yang lebih sering terjadi di pegunungan dan di Eropa Utara dapat memicu lebih banyak kebakaran hutan di hutan tingkat tinggi, kita akan melihat bahaya petir yang relatif lebih sedikit di daerah yang lebih padat penduduknya di Eropa Tengah," kata penulis utama studi Abdullah Kahraman, seorang peneliti senior di Cuaca Buruk dan Perubahan Iklim di Newcastle.
[irp]