Pintu Air Bakal Dibangun Demi Melerai Sampah dan Bau di Losari
Klikhijau.com - Tahun lalu, saya sempat bertemu lelaki bernama Indra. Ia bertugas membersihkan laut Losari dari serbuan sampah. Ia mengeluhkan sampah yang datang dari kanal kawasan Center Point of Ind...
Klikhijau.com - Tahun lalu, saya sempat bertemu lelaki bernama Indra. Ia bertugas membersihkan laut Losari dari serbuan sampah. Ia mengeluhkan sampah yang datang dari kanal kawasan Center Point of Indonesia (CPI). Tepat di bawah jembatan.
"Sampahnya dari situ, pernah dipasang jaring tapi ada yang ambil," keluhnya sambil menunjuk kanal CPI. Kami sempat menyusuri Laut Losari, melihat sampah yang dikeluhkan Indra.
Dan benar saja, kanal yang dimaksud memang menjadi salah satu sumber sampah, namun pengunjung pantai Losari itu sendiri juga berkontribusi terhadap sampah yang menyesaki tempat yang jadi andalan Makassar itu.
Perihal kanal yang dimaksud Indra, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar telah menggagas pengadaan pintu air kanal di kawasan CPI. Harapannya bisa mengatasi masalah bau menyengat dan sampah di sekitar Pantai Losari.
[irp]
Andi Iskandar yang menjabar sebagai pelaksana tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar mengakui persoalan bau dan sampah sudah cukup mengganggu. Untuk itu, diperlukan solusi minimal untuk mengurangi bau menyengat itu.
Ia menngatakan Pemkot Makassar menilai pembangunan saluran air bisa menyelesaikan permasalahan.
"Yang terakhir itu dari pemerintah kota meminta pengembang di sini untuk dibuatkan semacam saluran," katanya, seperti yang ditulis Ashari Prawira Negara di Sindonews.
Ketika saya menyusuri laut Losari, sampah-sampah memang mudah terlihat dan baunya tidak sedap. Air sepertinya hanya tertampung tanpa ada saluran untuk keluar. Salah satu penyebabnya akibat pembatas CPI
"Air yang sekarang tidak ada pelarian, seandainya ada tembusan itu air tidak akan begitu," ujar Andi Iskandar.
Ia menambahkan air yang mengendap tersebut kian diperparah oleh saluran pembuangan dari kanal dan Rumah Sakit (RS) Siloam. Air dari kecamatan Tamalate dan Mariso yang mengalir ke Pantai Losari dipandang terhenti dan menumpuk sehingga mengendap dan mengakibatkan bau.
[irp]
"Air yang masuk langsung terhenti dan menumpuk mestinya ada ombak yang mengurai," ujarnya lagi.