Pertemuan Nasional IV PEREMPUAN AMAN di Sentul Tegaskan Pentingnya Kedaulatan dan Kepemimpinan Perempuan Adat

Pertemuan Nasional IV PEREMPUAN AMAN di Sentul Tegaskan Pentingnya Kedaulatan dan Kepemimpinan Perempuan Adat
Ratusan Perempuan Adat dari berbagai wilayah Nusantara berkumpul dalam Temu Nasional (Temunas) IV PEREMPUAN AMAN di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (15/10/2026). Pertemuan lima tahunan ini menjadi ruang konsolidasi untuk memperkuat kepemimpinan Perempuan Adat dan memperjuangkan hak serta kedaulatan komunitasnya, - Foto: PEREMPUAN AMAN
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Perempuan Adat memiliki kewenangan penuh untuk menentukan arah masa depan komunitasnya, tidak sekadar diakui sebagai penjaga tradisi dan keberlangsungan kehidupan. Penguatan kepemimpinan serta perluasan hak mengambil keputusan menjadi fokus utama Pertemuan Nasional (Temunas) IV Persekutuan Perempuan Adat Nusantara (PEREMPUAN AMAN) yang dibuka di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (15/10/2026).

Mengusung tema “Memperkokoh Kepemimpinan Transformatif Perempuan Adat, Merawat Pengetahuan Menuju Kehidupan yang Berdaulat”, forum lima tahunan ini berlangsung hingga 19 Oktober 2026. Selain menjadi ruang konsolidasi gerakan dan evaluasi organisasi, pertemuan ini dijadwalkan menentukan kepemimpinan PEREMPUAN AMAN untuk periode 2026–2031.

Ketua Umum PEREMPUAN AMAN, Devi Anggraini, menyatakan bahwa organisasi yang kini menaungi 120 wilayah pengorganisasian ini dirancang untuk melahirkan pemimpin, bukan sekadar pengikut.

Menurutnya, ukuran keberhasilan organisasi tidak sebatas pada banyaknya agenda yang diselenggarakan, melainkan seberapa besar perubahan nyata terhadap relasi kuasa dan kewenangan Perempuan Adat.

 

"PEREMPUAN AMAN dibangun untuk memperbesar kekuatan Perempuan Adat agar dapat menentukan kehidupan dan masa depannya, tidak dipilihkan oleh orang lain," kata Devi.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2
Editor

Arman Jaya

Bergiat di isu-isu ekososial, pesisir dan pedesaan