Peringati Hari Burung Migrasi Sedunia 2021, Biodiversity Warriors Adakan Pengamatan Burung

Klikhijau.com - Sempat vakum di 2020 akibat pandemi Covid-19, pengamatan burung untuk memperingati Hari Burung Migrasi Sedunia 2021 kembali diadakan oleh Biodiversity Warriors Yayasan KEHATI. Kegia...

Peringati Hari Burung Migrasi Sedunia 2021, Biodiversity Warriors Adakan Pengamatan Burung
Bacakan Artikel

Selain faktor alam seperti cuaca ekstrim, faktor yang disebabkan manusia pun cukup tinggi. Di Indonesia, perburuan liar, dan pengrusakan terhadap habitat burung migrasi terindikasi menjadi faktor tertinggi berkurang jumlah burung migrasi.

Di Jakarta, limbah cair dan sampah plastik merupakan ancaman tersendiri burung air dan burung migran yang ada. Berdasarkan hasil pengamatan terakhir, masih banyak sampah plastik yang berada di muara Hutan Lindung Angke Kapuk.

Pada saat itu tampak terlihat burung air memakan sampah plastik, dan bertengger di ban bekas dan sampah plastik yang mengapung.

Pada tahun 2019, hasil pengamatan mengindentifikasi 24 jenis burung dari total 149 individu, dimana 2 jenis terindentifikasi sebagai burung migran, yaitu Trinil Pantai (Actitis hypoleucos) dari daerah Erasia atau Afrika dan Bubut pacar jambul (Clamator coromandus) dari China Selatan/India atau Asia Tenggara.

Menyuarakan kepedulian pada burung

Tahun ini Hari Burung Migrasi Sedunia mengusung tema Sing, Fly, Soar – like a bird! Tema ini ingin mengajak warga dunia untuk ikut “berkicau, terbang, dan terus menjulang” menyuarakan kepedulian kepada burung migran dan habitatnya.

Hal yang tepat, karena masih minimnya pengetahuan masyarakat Indonesia, termasuk yang tinggal di dekat habitat burung migran.

“Hasil pengamatan kami selalu informasikan kepada seluruh pemangku kepentingan. Kepada Pemprov DKI, kami selalu menghimbau dan bersinergi agar wilayah perairan yang menjadi habitat utama burung migran untuk diperbaiki kondisinya, baik dengan penanaman mangrove, maupun dengan penanganan sampah plastik,” tutup Rika.

Berikut data pengamatan burung di Muara Hutan Lindung Angke Kapuk Jakarta pada 8 Mei 2021:


  1. Cangak Abu: 40

  2. Blekok sawah:35

  3. Kowak Malam Abu: 15

  4. Cangak merah: 6

  5. Walet linchi: 11

  6. Kuntul kecil: 5

  7. Itik Benjut:14

  8. Pecuk Padi Hitam: 6

  9. Bondol peking: 15

  10. Cucak kutilang: 5

  11. Cipoh kacat: 1

  12. Kuntul kerbau:1

  13. .Dederuk jawa: 1

  14. Punai Gading:4

  15. Bangau bluwok:1

  16. Pecuk ular asia: 2

  17. Layang2 batu: 4

  18. Kekep babi: 2

  19. Bondol haji:1

  20. Sepah kecil: 4

  21. Betet biasa:1

  22. Trinil pantai:1

  23. Tekukur biasa: 4

  24. Wiwik kelabu: 1


Total individu: 180 ekor. Adapun Burung migrasi yang terpantau adalah: Trinil pantai (Actitis hypoleucos): 1 ekor

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2