Perihal 14 Biawak yang Dilindungi di Indonesia, Asal, dan Nama Ilmiahnya

Klikhijau.com - Biawak adalah jenis kadal besar. Umumnya mereka hidup tidak jauh dari kawasan perairan, semisal danau, sungai, rawa dan gorong-gorong. Beberapa jenis dari biawak cukup meresahkan. K...

Perihal 14 Biawak yang Dilindungi di Indonesia, Asal, dan Nama Ilmiahnya
Bacakan Artikel

Satwa ini juga tidak (belum) masuk dalam daftar IUCN Redlist pada 2012, alih fungsi hutan yang menjadi habitatnya yang terus berlangsung hingga kini, mengancam populasinya.



  •  Biawak maluku



Biawak maluku atau Biawak mangrove menyandang nama ilmiah Varanus indicus. Ia tersebar luas mulai dari Maluku hingga ke Papua Nugini, Pulau Solomon di Samudra Pasifik dan pantai Australia bagian Utara.

Jenis biawak ini berstatus Resiko rendah atau Least Concern (LC) dalam daftar merah International Union Conservation Nature (IUCN) juga masuk dalam kategori Appendix II CITES .



  • Biawak cokelat



Biawak cokelat adalah jenis kadal yang tersebar di wilayah Papua Selatan dan Australia bagian Utara. Ia  memiliki warna cokelat dengan corak kuning berbentuk mata pada tubuhnya.

Status biawak bernama ilmiah Varanus panoptes ini adalah Resiko rendah atau Least Concern (LC) dalam daftar merah IUCN juga masuk dalam kategori Appendix II CITES .



  • Biawak komodo



Ini jenis biawak paling populer. Lebih dikenal dengan nama komodo. Nama ilmiahnya Varanus komodoensis. Ia merupakan jenis kadal besar yang terdapat di Pulau Komodo, Rinca, Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Ukurannya besar. Panjang tubuh mencapai 3 meter dan mencapai berat hingga 70 kg saat dewasa. Biawak komodo berstatus Rentan atau Vulnerable (VU) dalam daftar merah IUCN juga masuk dalam kategori Appendix I CITES



  • Biawak timor



Nama ilmiahnya Varanus timorensis. Biawak timor ini adalah jenis biawak kecil yang terdapat di pulau Timor, Semau, Sabu, Rote dan di Timor Timur.

Ia adalah Biawak pemakan serangga ini, hidup di daratan dan pepohonan. Biawak arboreal ini memiliki warna dasar coklat kehijauan dengan corak bulat-bulat kuning berukuran kecil. Ukuran tubuh biawak ini mencapai 60 cm dengan berat 100 – 350 gram.



  • Biawak hijau



Biawak hijau ini bernama ilmiah Varanus prasinus. Ia merupakan biawak yang tersebar di hutan dataran rendah Papua hingga ke Selat Torres.

Warna tubuhnya atraktif, dengan warna hijau, hijau zamrud hingga biru pirus dekorasi garis hitam yang melintang di punggungnya.

Status saat ini adalah resiko rendah atau Least Concern (LC) dalam daftar merah IUCN juga masuk dalam kategori Appendix II CITES.



  • Biawak kerdil



Bernama ilmiah Varanus similis. Biawak kerdil ini merupakan jenis kadal yang tersebar di wilayah Papua Selatan, Papua Nugini dan Australia bagian Utara.

Jenis biawak ini termasuk dalam kelompok odatria dan memiliki kemiripan dengan Biawak timor dari bercak dan warna tubuhnya.



  • Biawak togian



Biawak togian ini menyandang nama ilmiah Varanus togianus . ia merupakan kadal endemik yang tersebar di Pulau Togian yang berada di semenanjung barat daya Sulawesi.


  • Biawak Misool



Biawak endemik Pulau Misool, Raja Ampat, Papua Barat ini bernama ilmiah Varanus reisingeri. Ia jenis Biawak arboreal.

Ia memiliki warna dasar kuning cerah dengan garis hitam melintang di sepanjang punggung dan moncong yang berwarna nyaris putih.

Pada bagian dalamnya berwarna putih, kadang-kadang berwarna semu merah muda. Biawak ini berukuran kecil dengan panjang tubuh 80 hingga 95 cm.

 

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2