Menularkan Spirit Hidup Hijau Versi penuh
Ragam

Pagi, Bunga Buah Naga, dan Pesta Pora Lebah

Klikhijau.com - Pesta tak hanya dikenal oleh manusia, tapi juga makhluk lainnya, lebah salah satu dalam deretan itu. Terutama jika ada tumbuhan yang sedang berbunga. Pesta identik dengan makanan ba...

Oleh Irhyl 08 Dec 2024 06:41 4 menit baca
Klikhijau.com - Pesta tak hanya dikenal oleh manusia, tapi juga makhluk lainnya, lebah salah satu dalam deretan itu. Terutama jika ada tumbuhan yang sedang berbunga. Pesta identik dengan makanan banyak, pun banyak yang menikmatinya. Serupa itulah pemandangan pada pagi hari di depan rumah, saat bunga buah naga sedang mekar. Bunga buah naga yang besar berwarna putih dengan benang sari yang banyak dan berwarna kuning. Membuat lebah berpesta pora atas kemekarannya. Sejak bunga buah naga mekar di depan rumah, setiap pagi saya akan menyaksikan pesta pora para lebah itu. Bunga buah naga itu tak mekar bersamaan, tapi bergantian sehingga dengungan lebah akan ramai setiap pagi. [irp] Lebah dan bunga adalah sepasang kekasih, mereka saling mencari, saling membutuhkan. Lebah membutuhkan nektar bunga dan bunga butuh penyerbukan lebah. Hubungan keduanya adalah hubungan simbiosis mutualisme—saling menguntungkan. Sudah selayaknya hubungan setiap makhluk hidup demikian, termasuk manusia dan alam yang dihuninya.
Mekar sekejap
Bunga buah naga memiliki keindahan yang sangat memesona saat mekar. Hanya satu celahnya saja—mekar hanya sekejap. Bunga buah naga akan mekar di malam hari, lalu pagi hari akan layu. Sebelum layu, lebah akan berdatangan mengisap sarinya untuk disulap jadi madu. [irp] Lebah juga membantu penyerbukan sehingga bunga buah naga dapat bersalin wajah menjadi buah. Buah naga merupakan buah dari beberapa jenis kaktus dari genus Hylocereus dan Selenicereus. Tanaman dari ordo Caryophyllales ini berasal dari Meksiko, Amerika Tengah dan Amerika Selatan namun sekarang juga dibudidayakan di negara-negara Asia seperti Indonesia, Taiwan, Filipina, Vietnam, dan Malaysia
Berbunga sekali setahun
Tanaman dari genus Selenicereus ini berbuah sekali setahun saja. Bunga pun demikian, hanya mekar setahun sekali. Karenanya, bagi penyuka buah naga, mesti bersabar jika ingin menikmati buahnya dari kebun sendiri. Mereka harus menunggu, mereka harus bersabar. [irp] Buah naga merupakan salah satu buah yang cukup populer dan memiliki penggemar tersendiri. Buahnya dapat dimakan langsung saat matang dan dapat pula diolah menjadi jus atau es buah. Tanaman ini, meski bukan tanaman asli Indonesia, tetapi telah dibudidayakan oleh masyarakat Indonesia. Bahkan sangat mudah ditemukan di mana-mana. Termasuk daerah terpencil seperti kampung saya, Desa Kindang, Bulukumba.
 Perihal penyerbukan dan penyerbuk
Dilansir dari singaporegeographic, penyerbukan adalah proses pemindahan serbuk sari dari bagian jantan tanaman ke bagian betina tanaman. Aktivitas tersebut  memungkinkan terjadinya pembuahan dan produksi biji, yang paling sering dilakukan oleh angin atau atau angin. [irp] Sementara penyerbuk  adalah hewan yang memindahkan serbuk sari dari kepala sari jantan bunga ke kepala putik bunga betina. Hal ini menyebabkan terjadinya pembuahan bakal biji pada bunga oleh gamet jantan dari serbuk sari. Lebah termasuk penyerbuk yang penting, sebab memiliki berbulu halus dan membawa muatan elektrostatik. Kedua fitur tersebut membantu butiran serbuk sari menempel pada tubuh mereka, tetapi mereka juga memiliki struktur pembawa serbuk sari yang khusus, yakni pada sebagian besar lebah, struktur ini berbentuk struktur yang dikenal sebagai scopa, yang terdapat di kaki belakang sebagian besar lebah, dan/atau perut bagian bawah (misalnya, pada lebah megachilid), yang terdiri dari setae tebal dan berbulu. Lebah madu, lebah tanah, dan kerabatnya tidak memiliki scopa, tetapi kaki belakangnya dimodifikasi menjadi struktur yang disebut corbicula yang juga dikenal sebagai keranjang serbuk sari. [irp] Sebagian besar lebah mengumpulkan nektar, sumber energi melayang, dan serbuk sari, yang merupakan makanan berprotein tinggi, untuk memelihara anak-anaknya, dan secara tidak sengaja memindahkan sebagian di antara bunga-bunga saat mereka bekerja. Lebah, khususnya lebah madu akan berpindah dari satu bunga ke bunga lain, mengumpulkan nektar. Nektar tersebut diubah menjadi madu dan serbuk sari. Lebah mengumpulkan serbuk sari dengan cara menggesekkan kepala sari. Serbuk sari dikumpulkan di kaki belakang, dalam struktur yang disebut sebagai keranjang serbuk sari. Saat lebah terbang dari satu bunga ke bunga lain, beberapa sari serbuk berpindah ke kepala putik bunga lainnya sehingga memungkinkan terjadi proses “perkawinan” antara di antara serbuk tersebut sehingga dapat menghasilkan bunga atau, seperti yang terjadi pada bunga naga di depan rumah saya itu—yang tak lama lagi akan menghasilkan buah yang segar. [irp]
Topik terkait
#lebah #buah naga #bunga buah naga #penyerbuk #penyerbukan #pesta