Merawat Bumi dengan Gaya Hidup Berkelanjutan
Klikhijau.com - Kini Indonesia berangsur pulih setelah dua tahun mengalami masa yang sulit karena pandemi. Walaupun tidak mudah, pemulihan di setiap wilayah tetap menjadi fokus utama agar tidak ada wi...
Klikhijau.com - Kini Indonesia berangsur pulih setelah dua tahun mengalami masa yang sulit karena pandemi. Walaupun tidak mudah, pemulihan di setiap wilayah tetap menjadi fokus utama agar tidak ada wilayah yang tertinggal.
Sayangnya, dibalik upaya pemulihan yang kian gencar dilakukan, ada ancaman krisis iklim semakin mengkhawatirkan. Bagaimana tidak? Dampak krisis iklim akan terjadi secara langsung maupun tidak langsung terhadap kelangsungan hidup manusia, ketersediaan makanan, tempat tinggal,kesehatan, sampai kemananan suatu Negara.
Sebenarnya, bertahun tahun bahkan saat ini perubahan iklim terus terjadi, tapi sayangnya masih begitu banyak masyarakat yang belum ‘ngeh’ karena dampaknya tidak serentak terjadi.
Bencana banjir yang baru baru ini menimpa Seoul, korea selatan pada 08/8/22 menjadi bukti nyata. Hujan deras memang biasanya terjadi di korea saat musim panas, namun kepala pejabat administrasi meteorology korea selatan mengungkap keadaan darurat iklimlah yang membuat curah hujan meningkat tajam.
Suaca eksterm memang dialami oleh banyak Negara, Melansir dari CNN memaparkan bahwa IPCC memprediksi musim panas akan berlangsung lebih ganas dan tidak bisa diprediksi karena bumi yang makin panas. Intensitas hujan yang tinggi,musim panas yang lebih panjang merupakan bukti dari perubahan iklim.
[irp]
Khusus di Indonesia, karena perubahan iklim desa desa pesisir di demak perlahan termakan tepi laut. Bahkan, baru baru ini bencana banjir rob yang terjadi di pesisir utara jawa, termasuk semarang di sinyalir terjadi karna factor cuaca, siklus bulan,penurunan muka tanah sampai pemanasan global.
Sekjen PBB Antonio Gutteres dalam konfrensi laut yang digelar di Portugal mengumumkan status “ocean emergency” (laut darurat). Pemanasan suhu air laut, rusaknya terumbu karang, peningkatan keasaman air laut sampai banyaknya sampah plastik semakin memperparah kondisi laut saat ini.
Saatnya menolong bumi
Menyadari dampak negatif yang kian terjadi, tentunya menjadi suatu hal yang bisa direnungkan dan diberikan aksi yang nyata untuk segera melakukan pencegahan. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menerapkan gaya hidup berkelanjutan. Gaya hidup berkelanjutan (suistainable lifestyle) sendiri mengacu pada satu pemikiran yang bertujuan untuk meminimalkan dampak lingkungan dengan cara membuat perubahan positif. Pada dasarnya gaya hidup berkelanjutan tercermin pada perilaku, produk, dan aktivitas untuk memenuhi kebutuhan tanpa mengurangi ataupun mengubah akses sumber daya bagi generasi selanjutnya. [irp] Apa saja yang bisa dilakukan ?- Mengurangi transportasi berbahan bakar fosil
- Menghargai makanan
- Sampah