Menteri LHK Lepas Jenazah Rimbawan dengan Penuh Duka

Klikhijau.com - Begitu memasuki kantor Taman Nasional Sebangau (TNS), di Kota Palangkaraya, Selasa, 10 Maret 2020 pagi. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar disambut jejeran...

Menteri LHK Lepas Jenazah  Rimbawan dengan Penuh Duka
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

"Saya punya kenangan dengan saudara Ibnu, fotonya dengan selang air untuk memadamkan api di garis terdepan karhutla masih ada di ruang kerja saya. Kami sangat kehilangan sosok penuh dedikasi," kata mantan Sekjen Depdagri ini.

Beranjak siang rombongan yang dipimpin Menteri Siti melanjutkan perjalanan menuju Masjid Zainul Muttaqin di Kelurahan Kasongan, Kabupaten Katingan. Di sini telah menunggu jenazah Mansyah, pegawai TNS untuk dibawa ke pemakaman usai disalatkan.

Saat hendak menyerahkan santunan, istri korban jatuh pingsan di hadapan Menteri Siti. Kesedihan semakin menyeruak. Lantunan dzikir dan doa dari jemaah yang hadir beriringan terdengar menguatkan.

Didampingi Wamen Alue Dohong dan Sekda Kalteng Fachrizal, Menteri Siti ikut menyaksikan keranda jenazah staff-nya yang bertugas di tingkat tapak itu diangkat, bahkan turut mengantarkan sampai mobil ambulance benar-benar berangkat ke pemakaman.

Perjalanan dilanjutkan ke Kabupaten Kapuas yang membutuhkan perjalanan pulang dan pergi sekitar 4 jam, untuk ke rumah duka korban pegawai TNS bernama Mutiara.

Pemakaman sudah selesai dilaksanakan saat Menteri Siti tiba di lokasi ini, namun suasana duka masih begitu terasa. Menteri Siti duduk bersama kedua orang tua korban untuk menguatkan.

Pukulan berat bagi KLHK

Jelang malam barulah rombongan kembali ke Palangkaraya untuk menuju RSUD Doris Silvanus, tempat dua korban pegawai TNS atas nama Yuliansi dan Selfia, menjalani perawatan intensif akibat peristiwa kecelakaan tersebut.

Sedangkan satu korban tewas atas nama Umroatus Sholikhah, yang merupakan istri dari Polhut TNS dikebumikan di kampung halamannya di Jawa Tengah.

Total korban dari pihak KLHK karena musibah kecelakaan ini adalah 8 orang, dimana 6 diantaranya dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, dan dua masih menjalani perawatan.

"Peristiwa ini merupakan pukulan berat bagi Kementerian. Kami kehilangan pegawai-pegawai yang baik. Tidak mudah melalui masa-masa sulit ini, tapi tetap harus kita lalui bersama," kata Menteri Siti.

Insiden naas tabrakan antara perahu yang ditumpangi para korban dengan kapal yang membawa rombongan Paspampres di Taman Nasional Sebangau ini juga menyebabkan tewasnya Dandim Kuala Kapuas Letkol Bambang Kristianto Bawono.

Menteri Siti mengatakan sejak pertama mendapat kabar kejadian, ia langsung berkoordinasi dengan semua pihak. Selain itu, juga mengimbau kepada seluruh jajarannya se Indonesia melakukan pengibaran bendera setengah tiang, sebagai tanda berkabung atas gugurnya rimbawan TNS dalam melaksanakan tugas.

"Saya mengucapkan terimakasih pada unsur Pemerintah Daerah, dan semua pihak yang terlibat dalam proses evakuasi korban, sampai pada proses pemakaman. Mari kita doakan semoga korban yang gugur husnul khotimah, dan yang masih dirawat diberi keselamatan serta kesehatan," tutupnya.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2