Korporasi dan Masyarakat Diberi Maklumat Cegah Karhutla

Klikhijau.com - Peran korporasi dan masyarakat dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sangat penting. Karenanya, KLHK dan Polri meminta keduanya agar berperan aktif melakukan pencegah...

Korporasi dan Masyarakat Diberi Maklumat Cegah Karhutla
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com - Peran korporasi dan masyarakat dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sangat penting. Karenanya, KLHK dan Polri meminta keduanya agar berperan aktif melakukan pencegahan karhutla dan taat terhadap hukum.

Penegakan hukum di bidang lingkungan memang perlu dilakukan. Sebagai ultimum remedium untuk mewujudkan lingkungan hidup dan sumber daya alam lestari. Demi keunggulan komparatif Indonesia.

Instruksi Presiden RI Nomor 3 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan. Secara tegas telah mengatur bahwa salah satu langkah penanggulangan karhutla adalah dengan penegakan hukum.

Karenanya, Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Ditjen Gakkum KLHK). Belum lama ini mengadakan Sosialiasi Penegakan  Karhutla.

Kegiatan itu bekerja sama dengan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) POLRI. Kegiatan pertama dilakukan di Pekanbaru, Provinsi Riau tanggal 27 Februari 2020. Kegiatan kedua digelar di  Provinsi Sumsel dan Provinsi Jambi.

Kedua provinsi ini merupakan provinsi “rawan karhutla” di Indonesia. Maka tidak heran jika kegiatan tersebut diharapkan meningkatkan kesadartahuan penanggung jawab usaha. Atau kegiatan terhadap kegiatan pencegahan dan pengendalian karhutla kedua provinsi itu.

Semua pihak harus aktif

“Kami tindak tegas pelaku karhutla, baik itu korporasi maupun perseorangan/masyarakat. Kami akan terus memperkuat kolaborasi multi agensi untuk penegakan hukum serta memanfaatkan teknologi dan sains, kami yakin dengan modal penguatan sinergitas dan dukungan teknologi sains tersebut akan memperkuat pencegahan dan pengendalian karhutla,” tegas Dirjen Gakkum KLHK, Rasio Ridho Sani.

Bagi Rasio, upaya pencegahan dan pengendalian karhutla hanya akan efektif apabila semua pihak berperan aktif.

“Kami meminta gubernur, bupati, dan walikota untuk mengawasi kepatuhan perusahaan. Kalau perusahaan tidak patuh harus ditindak. Kita bisa mewujudkan critical mass penindakan untuk memberikan efek jera kepada pelaku karhutla,” tambahnya.

Gubernur Sumsel, Herman Deru menjelaskan bahwa jajarannya selalu siap siaga melakukan pencegahan karhutla. Apalagi daerahnya merupakan daerah yang setiap tahun terjadi karhutla.

Hanya menurutnya, salah satu tantangan yang dihadapi adalah lokasi kebakaran yang luas dan tersebar pada beberapa lokasi. Lokasi itu sulit dijangkau dan merupakan lahan gambut, apalagi kebakaran terjadi di malam hari.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2