Menguak Rahasia Jambu Bol sebagai Tanaman Obat
Klikhijau.com – Jambu bol tidak hanya berfungsi sebagai tanaman buah. Tanaman yang masuk ke dalam famili Myrtaceae juga memiliki potensi sebagai tanaman obat. Jika dilihat sekilas, jambu bol mirip...
Klikhijau.com – Jambu bol tidak hanya berfungsi sebagai tanaman buah. Tanaman yang masuk ke dalam famili Myrtaceae juga memiliki potensi sebagai tanaman obat.
Jika dilihat sekilas, jambu bol mirip dengan jambu air. Namun, jika diperhatikan lebih detail, bentuk buahnya berbeda. Selain itu, jambu ini memiliki tekstur daging yang lebih lembut dan lebih padat yang enak.
Jambu bol merupakan tanaman buah yang berbuah sekali dalam satu tahun. Karena itu sering disebut sebagai tanaman tahunan. Musim berbunganya antara bulan Mei-Juni dan sudah bisa dipanen pada bulan Agustus-September.
Hanya saja terkadang terjadi gejala atau masalah yang menyebabkan pohon jambu bol tidak berbuah atau berbunga, meski ia tumbuh subur dan segar.
Tanaman yang bisa dibudidayakan dengan biji atau melalui cangkok ini, bisa tumbuh dengan tinggi mencapai 5-16 meter. Sedangkan untuk diameter batangnya tidaklah terlalu besar, hanya dikisaran 20-45 cm. Tanaman bernama latin Syzygium malaccense ini memiliki daun berbentuk oval sampai oblong, agak tebal, dengan panjang 10-30 cm.
[irp]
Untuk buahnya sendiri, jambu bol berbuah buni, berbentuk bulat, bulat telur sampai lonjong sedangkan warna buahnya mulai dari merah jingga sampai merah tua atau kehitaman, putih kehijauan sampai kekuningan dengan ukuran buahnya 3-7 cm (Pratiwi Sri Anggrawati dan Zelika Mega Ramadhania (2016).
Tanaman ini banyak tumbuh di Indonesia, bahkan memiliki pula banyak nama, di antaranya jambu jamaika, jambu merah, jambu dersono, dan jambu kepal.
Perihal namanya, Wikipidea membeberkan jika nama jambu bol berasal dari bahasa Melayu, yakni bola tau bool. Hanya saja nama ini terkesan ‘jorok’ dalam bahasa Betawi karena memiliki arti pantat. Di beberapa daerah di Sulawesi Selatan, jambu ini dinamai "jampu pello" yang maknanya juga merujuk pada satu penyakit yakni ambeien, penyakit yang menderah di bagian pantat.
Menurut Rukmana (1998) ada dua vaeritas jambu bol yang tumbuh di Indonesia yaitu jambu bol merah Cianjur dan jambu bol putih Congkii. Kedua vaeritas ini termasuk jambu bol unggulan.
Sebagai tanaman yang banyak tumbuh di negara +62. Jambu jenis ini dapat ditemukan di mana-mana. Ia bisa tumbuh hingga ketinggian mencapai1200 mdpl.
[irp]