Mengenal Jenis Ukuran Sampah Laut dan Tempat Bermukimnya
Klikhijau.com – Laut sedang berada dalam masalah. Bukan hanya karena penangkapan ikan yang menggunakan bahan peledak, reklamasi, dan abrasi. Namun, sampah telah menjadi masalah serius yang harus di...
Klikhijau.com – Laut sedang berada dalam masalah. Bukan hanya karena penangkapan ikan yang menggunakan bahan peledak, reklamasi, dan abrasi.
Namun, sampah telah menjadi masalah serius yang harus diperangi. Laut seolah menjadi tempat berkumpulnya berbagai ukuran dan jenis sampah.
Ia seperti pusat perbelanjaan. Semua barang yang diproduksi oleh manusia bisa ditemukan di sana. Ukurannya pun beragam.
Sampah-sampah itu, bisa membahayakan lingkungan, manusia dan hewan. Apalagi banyak yang berukuran mini sehingga mudah terbawa ke mana-mana, bahkan ke dalam perut hewan, semisal ikan lalu berpindah ke perut manusia yang mengonsumsinya.
[irp]
Lalu apa sebenarnya sampah laut itu? Sampah laut merupakan sampah yang berasal dari daratan, badan air, dan pesisir yang mengalir ke laut atau sampah yang berasal dari kegiatan di laut.
Sampah paling dominan di laut adalah jenis sampah paling bandel terurai, yakni plastik. Jenis sampah ini bisa ditemukan di semua kawasan laut, baik yang padat penduduknya, yang paling terpencil hingga di laut terdalam.
Sialnya sampah laut yang mengandung banyak plastik dan logam. Menjadi jenis sampah yang paling sulit terurai. Butuh waktu hingga proses pelapukan dan penguraian 50 hingga 400 tahun.
Sampah yang telah sampai ke laut, memiliki dampak yang luas, karena bisa berdampak pada sektor ekonomi dan pariwisata, juga sangat mengganggu kehidupan biota laut dan ekosistem pesisir. Dan tentu saja mengancam kesehatan manusia dan satwa.
Sampah laut, tidak hanya satu jenis saja, tetapi memiliki beragam jenis dan sesuai dengan ukuran dan tempat ditemukan. Dilansir dari akun Instagram @ditjen.pslb3_klhk, berikut berbagai jenis sampah laut dan ukurannya:
[irp]
-
Mega-debris
-
Macro-debris
-
Meso-debris
-
Nano-debris
-
Micro-debris