Melirik Manfaat Kulit Buah Nanas yang Sering Terbuang Percuma

Klikhijau.com – Kulit buah nanas lebih banyak jadi penghuni tempat sampah ketimbang memanfaatkannya. Padahal di baliknya terdapat beragam manfaat. Baik kepada manusia, hewan, dan tanaman. Kulit dar...

Melirik Manfaat Kulit Buah Nanas yang Sering Terbuang Percuma
Bacakan Artikel

Berikut beberapa manfaat dari kulit nanas:



  • Pupuk untuk tanaman



Pupuk dari kulit nanas dipercaya dapat menyuburkan tanaman. Kulitnya dapat diolah kembali menjadi POC atau pupuk organik cair.

Cara pembuatannya cukup mudah. Kamu hanya perlu mencampur 6 kg kulit nanas, 2 kg kotoran ayam, 17 gram ragi, 200 gram gula merah, dan 6 liter air bersih.

Setelah itu simpan campuran hingga seluruh bahan organik tersebut terurai. Limbah nanas ini kaya unsur fosfor (P, nitrogen (N), dan kalium (K). Kandungan tersebut dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman.



  • Handsanitizer



Handsanitizer dapat dibuat dari campuran alkohol, H2O2, parfum gliserin, serta pewarna dengan ekstrak dari kulit nanas.

Hasilnya, handsanitizer tersebut efektif menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli.

Penggunaan handsanitizer melonjak ketika pandemi Covid-19 menyerang dunia.  Handsanitizer menjadi salah satu senjata yang dianggap ampuh untuk menjaga kebersihan.

Nah, kulit buah nanas dapat dimanfaatkan menjadi larutan, yang bermanfaat untuk membersihkan tangan dari berbagai virus dan bakteri.

Kualitas handsanitizer ekstrak kulit nanas dinyatakan baik karena memenuhi standar mutu handsanitizer meliputi uji organoleptik, pengukuran pH, uji homogenitas dan uji daya sebar.

Ditemukan pula bahwa konsentrasi optimum ekstrak kulit nanas dalam formulasi hand sanitizer yang menghasilkan zona hambat paling besar terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli adalah hand sanitizer formula 3 dengan 1,5 persen ekstrak (F3).



  • Bahakn baku bioethanol



Penelitian Harimbi Setyawati dan Nanik Astuti Rahman dari Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Nasional, Malang, Jawa Timur. Menemukan jika kulit tanaman dari genus Ananas ini  berpotensi menjadi bahan baku pembuatan bioethanol.

Di dalam limbah buahnya terkandung karbohidrat sebanyak 17,53 persen dan gula 13,65 persen.

Jumlah tersebut sudah cukup tinggi, sehingga dapat membuat kulit tanaman dari divisi Spermatophyta ini memungkinkan  untuk diolah menjadi bioethanol. Bioethanol sendiri terbuat dari proses fermentasi.

Bioethanol berasal dari gula hasil fermentasi dari sel khamir. Khamir yang digunakan yakni Saccharomyces cerevisiae. Berdasarkan hasil penelitian, fermentasi kulit tanaman dari kerajaan   Plantae ini dengan 30 gram S. Cerevisiae, dalam waktu 10 hari dapat menghasilkan 3,965%  bioethanol.



  • Untuk pakan ternak



Siapa sangka, jika kulit buah nanas dan serat perasan daging buahnya dapat dimanfaatkan sebagai pakan alternatif untuk ternak ruminansia.

Pakan dari kulit nanas dapat menjadi sumber energi yang potensial. Karena  mengandung serat (NDF) yang tinggi. Pakan alternatif ini dari kulit buah yang sering dijadikan selai ini dapat ditambahkan sebanyak 10–20 persen ke dalam pakan.

Itulah beberapa manfaat kulit tanaman dari famili Bromiliaccae ini yang sering terbuang sia-sia.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2