Manusia, Aktor Utama Penyebab Karhutla

Klikhijau.com – Manusia dan alam, dua hal tak terpisahkan. Manusia tak bisa hidup tanpa alam. Semua kebutuhan manusia berasal dari alam, baik itu makanan, minuman, maupun pakaian atau tempat tinggal (...

Manusia, Aktor Utama Penyebab Karhutla
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Manusia dan alam, dua hal tak terpisahkan. Manusia tak bisa hidup tanpa alam. Semua kebutuhan manusia berasal dari alam, baik itu makanan, minuman, maupun pakaian atau tempat tinggal (sandang, pangan, dan papan)

Sedangkan alam akan baik-baik saja tanpa manusia. Maka, sebenarnya yang paling membutuhkan alam ini adalah manusia.

Sayangnya, manusia tak pernah jeda merusak alam. Bahkan untuk kasus  kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mayoritas disebabkan oleh perilaku manusia. Hal itu disampaikan Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Alue Dohong.

Oleh karena itu, untuk mencegah karhutla terjadi maka  dibutuhkan  perjuangan mengubah  perilaku  manusia oleh manusia itu sendiri.

Apabila perilaku manusia tak berubah, pencegahan karhula akan sulit terwujud. Sementara ancamannya hampir terjadi setiap tahun, saat kemarau datang menjenguk bumi menggantikan hujan.

Kejadian karhutla seolah sulit dihindari. Kisahnya terus saja terulang setiap tahun, datang membawa petaka dan dampak negatif yang dahsyat bagi lingkungan, manusia, satwa, dan kesehatan.

Namun, meski berdampak negatif, khususnya kepada manusia, tapi kita sebagian manusia tetap saja jadi aktor utama terjadinya karhutla dan kerusakan alam lainnya.

"Kita tahu, hampir sembilan puluh sembilan persen karhutla kita ini sebetulnya disebabkan oleh antropogenik istilahnya, oleh manusia. Jadi kalau alam itu cuma satu persen," ungkap Wamen LHK Alue Dohong seperti dikutip dari Antara.

Pernyataan Alue itu, terungkap dalam diskusi virtual penanganan karhutla Forum Merdeka Barat 9 beberapa waktu lalu.

Karena itu, hal yang perlu dilakukan untuk mencegah karhutla, salah satunya adalah tindakan  penyadaran semua pihak. Tentang dampak dan bahaya karhutla melalui edukasi dan pemahaman.

Biaya sangat besar

Alue  juga mengungkapkan jika karhutla terjadi, maka biayanya ditanggung oleh negara biayanya yang cukup besar. Karenanya semua pihak harus menyadari hal tersebut.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2