Manfaat Tak Terduga dari Pohon, Dapat Meningkatkan Kesehatan Mental

Klikhijau.com - Pohon berperan penting bagi kualitas dan kesehatan hidup kita, rumah kita, dan planet kita. Secara global, pohon adalah alat yang paling terukur dan hemat biaya dalam memerangi perubah...

Manfaat Tak Terduga dari Pohon, Dapat Meningkatkan Kesehatan Mental
Bacakan Artikel

Beberapa dokter bahkan mencari pohon sebagai bentuk pengobatan, meresepkan pasien yang berjuang dengan berjalan-jalan di hutan untuk membenamkan diri sepenuhnya di alam.

Ancaman kesehatan mental

Pada tahun 2022,  jajak pendapat CNN  menemukan bahwa 90% orang Amerika percaya bahwa AS sedang mengalami krisis kesehatan mental.

Apa yang ditemukan CNN tersebut seiring dengan data dari National Alliance on Mental Illness, yakni  satu dari lima orang dewasa AS  mengalami penyakit mental. Ini adalah tren yang meresahkan yang memengaruhi orang-orang dari semua latar belakang.

Khusus di AS, menurut  survei Harris Poll  yang ditugaskan oleh  Arbor Day Foundation. Hanya 41% orang dewasa Amerika yang menghargai kemampuan pohon untuk meningkatkan kesehatan mental.

Meski pohon bukan satu-satunya yang dapat meningkatkan Kesehatan mental, tapi pohon adalah salah satunya. Karena itu, maka menanam pohon berarti dapat membantu banyak orang meningkatkan Kesehatan mentalnya.

Kita semua tahu, satu batang pohon bisa memberi manfaat ke banyak orang, bukan hanya untuk mereka yang menanamnya.

Bagaimana dengan Indonesia

Jika penduduk AS percaya bahwa 90% orang Amerika  sedang mengalami krisis kesehatan mental. Bagaimana dengan Indonesia.

Pada tahun 2021 lalu, sehatnegeriku.kemkes.go.id memuat artikel yang mengungkapkan bahwa menurut  Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, lebih dari 19 juta penduduk Indonesia yang berusia lebih dari 15 tahun mengalami gangguan mental emosional.

Tidak hanya itu, lebih dari 12 juta penduduk Indonesia yang berusia lebih dari 15 tahun mengalami depresi.

Sementara itu, menurut  Indonesia National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS), survei kesehatan mental nasional pertama yang mengukur angka kejadian gangguan mental pada remaja 10 – 17 tahun di Indonesia.

Hasilnya menunjukkan bahwa satu dari tiga remaja Indonesia memiliki masalah kesehatan mental sementara satu dari dua puluh remaja Indonesia memiliki gangguan mental dalam 12 bulan terakhir. Angka ini setara dengan 15,5 juta dan 2,45 juta remaja (ugm.ac.id 24 Oktober 2022).

Melihat data tersebut, maka penting kiranya akses ke pohon atau alam perlu ditingkatkan, mengingat alam atau pepohonan dapat menjadi terapi alami dan murah untuk meningkatkan kesehatan mental.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2