Menularkan Spirit Hidup Hijau Versi penuh
Olahraga dan Kesehatan

Manfaat Buah Kesemek, Cegah Kanker hingga Meningkatkan Imun

Klikhijau.com - Kesemek merupakan buah yang pertama kali ditemukan di Tiongkok lebih dari ribuan tahun silam. Buah yang identik dengan bubuk putih yang melapisi permukaan kulitnya ini cukup lezat....

Oleh Tim Redaksi 18 Jun 2021 05:57 4 menit baca
Klikhijau.com - Kesemek merupakan buah yang pertama kali ditemukan di Tiongkok lebih dari ribuan tahun silam. Buah yang identik dengan bubuk putih yang melapisi permukaan kulitnya ini cukup lezat. Saat berada di pasar, atau kios-kios buah, kulit kesemek mirip anak kecil yang cemong sehabis memakai bedak bayi. Namun, itu bukan bedak bayi ya, sahabat hijau. Itu efek dari proses pengapuran yang dilakukan petani supaya buah tersebut tak mudah membusuk dan menghitam. Untuk yang belum pernah makan sebelumnya, kesemek  terasa manis seperti madu, terkadang juga sepat karena terkandung zat tanin di dalamnya.
Habitat Pohon Kesemek
Pohon kesemek bisa tumbuh di daerah dataran tinggi kawasan tropis dan daerah subtropis. Dalam pertumbuhannya, kesemek membutuhkan media tanah yang kaya akan bahan organik dengan kandungan air yang cukup. Di Jawa, tanaman ini banyak tumbuh di ketinggian sekira 1000—1500 meter di atas permukaan laut (mdpl). Kesemek menyukai daerah sejuk dan lembab, sehingga bisa berkembang ketika curah hujan sedang tinggi. [irp]
Morfologi Kesemek
Pertumbuhan kesemek bisa dibilang lamban karena, ketika muda tumbuhannya seperti semak. Namun, ketika sudah beranjak besar, tumbuhannya berubah jadi berbatang banyak atau tunggal. Pohon kesemek bis tumbuh hingga 15 meter. Batang dewasa berdiameter 7,5—25 cm. Batang memiliki tekstur halus dan cabangnya agak rapuh dan mudah patah. Daun kesemek seperti bulat telur dengan panjang sekira 10—16 cm. Lebarnya berkisar 7—9 cm. Di waktu dan cuaca normalnya, kesemek berbuah satu tahun sekali yakni pada kurun Oktober–Januari. Pada musim kemarau, biasanya daun akar gugur dan bermunculan tunas baru. Menyoal morfologi buah, kesemek berbentuk bulat seperti tomat dan berwarna hijau. Namun ada pula varietas kesemek yang  agak lonjong menyerupai labu. Buah berdiameter 6—10 cm. Warnah buah berubah jadi oren kemerahan ketika sudah masak. [irp]
Manfaat Kesemek
Kesemek, atau dalam bahasa Inggris disebut dengan Persimmon memang tak sefamilier apel atau jeruk. Buah ini memiliki banyak nama. Namun, sebagian masyarakat Indonesia menyebutnya dengan Kaki, di Malaysia menyebutnya dengan Samak. Namun, sahabat hijau tahu atau tidak kalau kesemek mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan? Kira-kira apa saja ya manfaatnya? Simak penjelasan berikut ini ya! Dilansir dari Data Komposisi Pangan Indonesia (DKPI) pada laman panganku.org, tiap 100 gram buah kesemek terkandung banyak nutrisi di antaranya 78,2 gram air, protein 0,8 gram, lemak 0,4 gram, kalori sebesar 78 kkal, serat 0,6 gram, karbohidrat 20 gram, kalsium 6 miligram, zat besi 0,3 miligram, fosfor 26 miligram, kalium 34,5 miligram, tembaga 0,13 miligram, zinc 0,1 miligram, betakaroten 109 mikrogram, karoten total 2.710 mikrogram, thiamin (vitamin B1) 0,05 miigram, niacin (vitamin B3) 0,1 miligram, vitamin C 11 miligram. Dengan kandungan istimewa tersebut di atas, buah ini mengandung manfaat untuk ragam pengobatan antara lain:
  1. Mencegah Kanker
Dilansir dari Laporan World Journal of Gastroenterology, buah-buahan yang warnanya oren dan kuning, termasuknya kesemek terbukti mengurangi risiko penyakit kanker. Kandungan betakaroten dalam kesemek disinyakit dapat mengontrol pertumbuhan dan perkembangan sel kanker. Kesemek juga mempunyai kandungan serat yang baik sehingga baik untuk mendukung proses pencernaan dan pembuangan racun dari tubuh. [irp]
  1. Mengurangi risiko penyakit jantung
Sahabat hijau pastinya pernah mendengar kalau penyakit jantung merupakan salah satu penyait yang paling banyak menyebabkan kematian di dunia. Untuk mengurangi risiko terkena penyakit jantung, kesemek bisa dijadikan buah alternatif yang dikonsumsi dalam sehari-hari. Menurut International Journal of Epidemiology tahun 2017, buah dan sayur mempunyai peranan penting dalam mendukung kesehatan jantung. Menurutnya, 10 porsi buah dan sayur perhari dapat meminimalisir risiko penyakit jantung 28 persen dan kematian dini 31 persen. Kandungan folat dan vitamin C membantu mencegah penyakit jantung dan stroke.
  1. Menurunkan kadar gula darah
Selain melancarkan pencernaan, kandungan serat dalam buah kesemek juga dapat membantu menurunkan kadar gula dalam tubuh. Hal itu memperlambat pencernaan karbohidrat dan penyerapan gula. Hal ini senada dengan studi yang diterbitkan dalam jurnal Experimental and Therapeutic Medicine tahun 2016, yang meneliti orang dnegan diabetes sebanyak 117 orang, penngkatan konsumsi larut menyebabkan perbaikan kadar gula darah yang signifikan.
  1. Menjaga kesehatan mata
Dilansir dari Verywell Fit, dua bentuk betakaroten yang terdapat dalam kesemek yakni zeaksantin dan lutein yang terakumulasi di retina akan bekerja menjadi antioksidan yang dapat melindungi mata dari degenerasi makula. Selain itu, terdapat pula vitamin yang dapat melindungi tubuh dari kerusakan oksidatif.
  1. Meningkatkan daya tahan tubuh
Melansir Health Benefit Times, kesemek membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh karena mengandung vitamin C. Buah kesemek menyediakan 80 persen dari kebutuhan harian vitamin C per hari yang bermanfaat untuk menstimulasi sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan produksi sel darah putih. Nah, itu dia penjelasan mengenai buah kesemek. Nanti kalau sahabat hijau melihat di kios buah atau pasar jangan hanya dilirik saja. sesekali dibeli lalu dikonsumsi dengan porsi sewajarnya. Pasalnya, banyak manfaat yang terkandung, selain menyehatkan juga dapat mencegah penyakit. *Disarikan dari berbagai sumber. [irp]
Topik terkait
#buah kesemek #kesemek #manfaat buah kesemek