Lima Hal Istimewa di Desa Kunyi yang Membuatnya Layak Berlabel ProKlim
Polewali, Klikhijau.com - Program Kampung Iklim (ProKlim) adalah program berlingkup nasional yang dikembangkan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Tujuannya, mendorong partisipasi aktif masyarakat...
Polewali, Klikhijau.com - Program Kampung Iklim (ProKlim) adalah program berlingkup nasional yang dikembangkan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).
Tujuannya, mendorong partisipasi aktif masyarakat dan seluruh pihak dalam melaksanakan aksi lokal, demi meningkatkan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim dan pengurangan emisi GRK.
Melalui pelaksanaan ProKlim, Pemerintah memberikan penghargaan terhadap masyarakat di lokasi tertentu yang telah melaksanakan upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim secara berkelanjutan.
Program ini mendapat respon tinggi dari masyarakat. Sejumlah desa dan kampung telah berbenah menjadi "pelopor" dari program ini.
Seperti diketahui, penghargaan sebagai Proklim dapat diberikan pada wilayah minimal setingkat dusun/dukuh/RW atau maksimal setingkat desa/kelurahan atau yang dipersamakan dengan itu.
KLHK akan menerima pencalonan lokasi yang diusulkan untuk mendapatkan penghargaan ProKlim dari berbagai pihak yang mengetahui telah dilaksanakannya aksi lokal adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di suatu lokasi secara berkelanjutan.
[irp]
Dari sebuah desa yang berbukit nan hijau di Kecamatan Anreapi Kabupaten Polewali Mandar, desa Kunyi namanya. Desa ini sedang diusulkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat sebagai desa ProKlim.
Kepala Bidang Penataan dan Penataan Kapasitas Lingkungan Hidup, DLH Polman, Hikmah Ian, yang menginisiasi pencalonan desa Kunyi sebagai desa ProKlim.
Pembinaan mulai dilakukan sejak akhir tahun 2018. Rencananya, DLH Polman akan mengajukan desa Kunyi pada KLHK sebagai desa Proklim pada Maret tahun ini.
"Semoga bisa lolos dan ditetapkan sebagai kampung iklim utama," kata Hikmah.
Berikut ini 5 hal istimewa di desa Kunyi yang membuatnya layak mendapatkan penghargaan ProKlim.