Lampu Jalan Tenaga Surya, Solusi Terang yang Berkelanjutan
Klikhijau.com – Lampu jalan adalah kebutuhan. Itu tidak bisa dipungkiri. Apalagi di kota-kota besar, lampu jalan membuatnya terus berdenyut. Sebagai kebutuhan, tentu tidak ada yang salah dengan lam...
Klikhijau.com – Lampu jalan adalah kebutuhan. Itu tidak bisa dipungkiri. Apalagi di kota-kota besar, lampu jalan membuatnya terus berdenyut.
Sebagai kebutuhan, tentu tidak ada yang salah dengan lampu jalan—yang dianggap salah adalah sumber energi yang digunakan.
Banyak lampu jalan masih menggunakan sumber energi fosil agar bisa menyala menerangi jalan. Pada akhirnya, keberadaan lampu jalan berkontribusi besar terhadap krisis iklim.
Sebenarnya ada solusi agar lampu jalan terus menyala dan tidak membahayakan lingkungan, yakni dengan menggunakan lampu jalan tenaga surya, yakni suatu sistem penerangan luar ruangan yang ditenagai oleh energi matahari.
[irp]
Saat ini, lampu jenis ini semakin diminati karena efisiensi energinya, persyaratan perawatan yang rendah, dan hemat biaya dalam jangka panjang. Lampu jalan surya terdiri dari panel surya, baterai, lampu LED, dan komponen elektronik lainnya.
Sistem kerjanya sederhana saja, pada siang hari, panel surya mengumpulkan sinar matahari dan mengubahnya menjadi energi listrik yang disimpan di dalam baterai.
Karena itu, pada malam hari, baterai memberi daya pada lampu LED, yang menerangi jalan atau area outdoor atau area yang diinginkan.
Kenapa harus beralih ke jenis lampu jalan ini? Berikut beberapa alasan dan manfaatnya sebagaimana dikutip dari eco-business:
[irp]
Memiliki efisiensi energi
karena lampu jalan tenaga surya adalah efisiensi energinya. Berberda dengan lampu jalan tradisional yang menggunakan energi fosil. Lampu jalan tenaga surya tidak memerlukan listrik dari jaringan untuk beroperasi. Sebaliknya, justru menghasilkan energi sendiri dari matahari. Kita semua tahu energi ini merupakan sumber energi gratis dan terbarukan. Lampu jalan tenaga surya juga dapat dirancang untuk menyimpan energi berlebih dalam baterai, sehingga dapat digunakan untuk menyalakan lampu selama periode sinar matahari redup atau pada malam hari. Fitur penyimpanan energi ini memastikan lampu tetap berfungsi meski matahari tidak bersinar, yang menjadikannya sumber penerangan luar ruangan yang andal.-
Perawatan lebih muurah
-
Lebih ramah lingkungan
-
Lebih hemat energi
-
Bebas dari pemadaman listrik
-
Mengurangi tingkat kejahatan
-
Jadil alternatif transportasi berkelanjutan